Selalu.id - Mantan Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut pemeriksaan dirinya terkait dugaan dana Erupsi Semeru, tidak menganggu pencalonannya sebagai Bakal Calon Bupati Lumajang.
Diketahui mantan Bupati Lumajang periode 2018-2023 itu maju kembali ke Pilbub 2024. Thoriqul Haq maju bersama pasangannya Lucita Izza Rafika.
Baca juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar
Kini dia dipanggil Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan dana kebencanaan bantuan gunung Semeru, di Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (3/9/2024).
Ia menegaskan kalau pemanggilan ini tidak menganggu pencalonannya. “Ndak ada, baik-baik semua. Yo kampanye tetep jalan. Iki mau teko rodok sore karena kampanye,” kata Thoriq, usai keluar dari gedung Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.
Cak Thoriq sapaan akrabnya menyebut penerimaan donasi Erupsi Semeru yang 2021-2022. Hal itu banyak menerima dana tersebut adalah lembaga bantuan.
Kata dia, lembaga yang diduga menerima dana bantuan tersebut yaknii salah satunya, Baznas, Pramuka, NGO, LSM.
Baca juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina
“Yang menrima bantuan yang tadi satu demi satu diuraikan itu adalah soal bantuan yg ditrima oleh lembaga-lembaga itu,” ujarnya.
Ia menegaskan kalau pihak Pemkab Lumajang tidak mengelola dana bantuan kebencanaan tersebut. “Nggak donasinya ke lembaga-lembaga itu. Uang ndak dikelola Pemkab,” terangnya.
Politisi PKB itu menerangkan bahwa Pramuka menerima bantuan miliaran. Tetapi, ia mengaki Pemkab Lumajang tidak mendapat laporan dana secara utuh operasional untuk apa saja dana kebencanaan tersebut.
Baca juga: Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri
“Jadi membuka donasi begitu saja. Saya juga tadi ssmpaikan lembaga-lembaga itu sebagian itu tidak melaporkan kepada pemerintah, kepada masyarakat secara umum,” jelasnya.
Misalnya Pramu, lanjut Cak Thoriq, semenjak dia menangani Erupsi Semeru hingga tuntas. Ia mengaku tidak sama sekali menerima laporan donasi dari pramuka.
“Saya tidak menerima laporan berapa pramuka menerima donasi, dari sekian banyak data awal memang milyaran. Itu yang menjadi obrolan. Sekarang dilanjutkan,” pungkasnya.
Editor : Redaksi