selalu.id - Pengamat Politik Suparman Marzuki melihat bahwa kemenangan satu putaran untuk Paslon 02 Prabowo-Gibran kemungkinan besar sulit terjadi. Pasalnya, saat ini ia menilai bahwa suara untuk Prabowo-Gibran jeblok. Hal itu ia baca dari banyaknya protes masyarakat baik dari kalangan akademik maupun kalangan di akar rumput.
"Presiden Jokowi dengan pasukannya dan calonnya memang sedang dilanda keresahan besar. Akibat pernyataannya sendiri. Satu putaran, yang kedua khawatir dua putaran. Yang ketiga jangan-jangan tak masuk putaran kedua. Atau yang paling moderat angkanya gak signifikan," kata Suparman, Sabtu (3/1/2024).
Baca juga: BEM Nusantara Jatim Gelar Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Menurut mantan Ketua Komisi Yudisial ini, Paslon 02 Prabowo-Gibran diketahui paling jor-joran soal dana kampanye dibanding paslon lainnya.
"Sudah keluarkan duit triliunan, sudah turun langsung sang Presiden. Justru lebih aktif Jokowi ketimbang Prabowo, ketimbang Gibran," ujarnya.
Baca juga: Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Ajak Warga Pilih Pemimpin Visioner
Namun aktif turun tangannya Jokowi ini dinilai belum tentu berdampak positif. Karena selalu menimbulkan reaksi penolakan dari masyarakat.
"Hasilnya gak signifikan. Itu menggerogot habis kepercayaan diri sekaligus citra. Sudah keluarkan sumber daya segitu besar hasilnya segitu doang," imbuhnya.
Baca juga: Masa Tenang, Satpol PP Surabaya Copot Baliho Kampanye Pilkada Serentak
Seperti diketahui lembaga pendidikan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia serentak mengeluarkan protes saat ini. Protes tersebut berisi tentang terlalu banyak ikut campurnya Jokowi dalam menghadapi Pemilu 2024.
Editor : Ading