selalu.id - Deputi Inklusi tim pemenangan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud, Jaleswari Pramodhawardhani mengaku mendapat laporan intimidasi terhadap relawannya.
"Sejauh ini, kalau soal intimidasi ke relawan di paslon 3 ada. Ada masuk ke kami," kata Jaleswari Pramodhawardhani saat ditemui di acara jalan sehat bareng Generasi Merdeka di Surabaya, Minggu (14/1/2024).
Baca juga: Temui Pengurus PAN Jatim, PDIP Jatim Sambat Ngurus Pilpres dan Pileg
Namun Jaleswari enggan memberitahukan detail kepada awak media terkait laporan intimidasi itu, namun pihaknya akan melakukan advokasi kepada relawan yang mengalami intimidasi.
"Tidak ada yang boleh menjadi korban intimidasi. Negara ini negara demokrasi. Semua orang punya hak untuk suara, saya pikir di Surabaya sendiri militansi untuk pemenangan cukup bagus," tegasnya.
Baca juga: PDIP Jatim Minta Masyarakat Bersabar Soal Rencana Pertemuan Megawati dan Prabowo
Dia memastikan kepada seluruh relawan Ganjar-Mahfud terutama untuk relawan perempuan terus bergerak dan tidak perlu khawatir jika diintimidasi kelompok tertentu.
Tim pemenangan Ganjar-Mahfud, lanjut Jaleswari, terus berupaya, menyusun skema yang matang untuk perlindungan bagi kelompok relawan yang diintimidasi. Dia berpesan apabila ada relawan yang diintimidasi jangan segan untuk melaporkan atau menyampaikan ke tim.
Baca juga: Ini Perolehan Kursi Serta Daftar Caleg yang Lolos di DPRD Surabaya
Terpisah, Pembina Generasi Merdeka Evi Ratnasari menyatakan, dalam jalan sehat yang digelar di Jalan Nias, Surabaya, sekaligus mengkampanyekan kepada masyarakat agar tidak termakan hoaks dari media sosial
"Penting sekali melihat prestasi bukan sensasi. Tetap berhati-hati dalam penggunaan media sosial. Check and recheck itu perlu," terangnya.
Editor : Arif Ardianto