Drawing 16 Besar Liga Champions Diulang, Ronaldo Gagal Bertemu Messi

Reporter : Ade Resty
Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Undian babak 16 besar Liga Champion harus diulang. Diketahui undian yang dilangsungkan di markas UEFA, Nyon, Swiss, Senin (13/12/2021) mengalami kegagalan server.

Undian tersebut dibagi menjadi dua pot, yaitu pot unggulan (seeded) dan pot non-unggulan (unseeded). Undian pot unggulan merupakan para juara grup dan pot non-unggulan merupakan runner up.

Baca juga: Rangkaian HPN 2026, PWI Mojokerto Gelar Turnamen Futsal Tingkat SMP 

Dalam aturan pengundian 16 besar disebutkan, tidak diperbolehkan kesebelasan satu negara dan satu grup di babak penyisihan.

Undian yang sudah dilakukan mempertemukan dua club superstar saat ini,yaitu Paris Saint Germain (PSG) Prancis dengan bintangnya Lionel Messi yang baru saja meraih Baloon D’Or 2021 melawan Manchester United Inggris dengan bintangnya Cristiano Ronaldo.

Baca juga: Pinjam Alat, Begini Perjuangan Atlet Asal Mojokerto Sabet Perunggu di Sea Games Thailand

Dilansir dari twitter UEFA, undian ulang dilakukan karena kesalahan software. Disinyalir ada kesalahan penempatan pot yang dilakukan UEFA yaitu, menaruh Manchester United dan Villareal dalam satu pot padahal kedua club dalam satu grup di babak penyisihan. Hal yang sama juga terjadi pada Liverpool dan Atletico Madrid yang dimasukkan dalam pot yang sama.

Andrey Arshavin yang mengambil undian 16 besar Liga Champions 2021-2022 tidak memasukkan kembali bola undian Manchester United ke dalam pot. Hal ini terjadi usai secara tidak sengaja Man United terundi melawan Villarreal, padahal merupakan penghuni grup yang sama di fase grup.

Baca juga: Aklamasi! Arderio Hukom Resmi Pimpin KONI Surabaya 2025–2029

Kekeliruan terjadi usai Sekretaris Jenderal (Sekjen) UEFA, Giorgio Marchetti, mengambil bola undian wakil Spanyol, Villarreal, dari pot. Arshavin yang bertanggung jawab atas pot juara grup malah mengeluarkan bola undian Man United. UEFA kemudian resmi mengonfirmasi bahwa undian 16 besar Liga Champions diulang kembali. (FDB/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru