Komitmen Tak Ada Nepotisme, Ganjar Pranowo: Duit Rakyat Tak Boleh Dicopet!

Reporter : Ade Resty
Ganjar Pranowo sebagai Capres usungan PDIP

selalu.id - Kandidat Pilihan Presiden (Pilpres) 2024 nomor urut tiga yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD menyatakan komitmennya untuk praktik anti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Komitmen Anti KKN itu disampaikan oleh Ganjar Pranowo dalam sambutan rapat seluruh Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jatim di Halaman Kantor DPD PDIP Jatim, Rabu (22/11/2023) malam.

Ganjar mengatakan bahwa diterapkannya nilai anti-KKN itu akan mendatangkan para investor. Sehingga dia meminta seluruh TPD untuk mengempanyekan nilai tersebut.

"Tadi kami (Ganjar-Mahfud) berbicara sama, komitmen terhadap salah satu agenda reformasi adalah pemberantasan KKN. Kalau KKN mulai bersih, mulai baik, investor akan datang dan ada kepastian,” kata Ganjar.

Dengan begitu, kata dia, anti- KKN juga akan membuat masyarakat bisa merasakan manfaat dari program-program pemerintah lebih banyak. Sehingga, seluruh program yang sudah baik dan wajib, untuk dipercepat.

"Maka dengan cara itu rakyat akan mendapatkan manfaat lebih banyak. Kalau duit negara tidak kecret-kecret (terbuang-buang), duit rakyat tidak dicopet! Maka rakyat yang mendapatkan manfaat,” ujar mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Ditempat yang sama, Ketua TPD Jatim Laksamana Madya TNI Purnawirawan Agus Setiaji menambahkan bahwa Ganjar-Mahfud tipikal yang anti KKN dan Anti Korupsi.

Dengan komitmen anti KKN ini, Agus menjelaskan bahwa Ganjar-Mahfud berkomitmen untuk bersatu menghadapi ketidakadilan dan pelanggaran hukum. Ia pun menyinggung soal drama keputusan MK terkait umur Capres-Cawapres.

"Jadi apapun kejadian dan drama yang kita lihat di MK membuktikan bahwa ada ketidakadilan dan pelanggaran hukum yang dibiarkan begitu saja. Sehingga pak ganjar menyampaikan adalah kita harus bersatu untuk menghadapi berbagai hal termasuk barangkali KKN," pungkasnya.

Baca juga: Unej Tarik Ribuan Mahasiswa KKN dari Lumajang Akibat Kasus Curanmor

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru