Surabaya (Selalu.id) - Masyarakat diminta menjauh dari jangkauan abu vulkanik Gunung Semeru uang erupsi pada Sabtu (4/12/2021). Temasuk daerah-daerah aliran lahar.
Kementerian Sumberdaya Mineral (KESDM) Badan Geologi PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Sumeru, Yuda Prinardita Pura, menghimbau masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah, puncak Gunung Semeru dan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan," ujar Yuda dalam keterangan pers, Sabtu (4/12/2021).
Baca juga: Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam
Yuda juga mengimbau warga agar tidak berada di kawasan sungai. Hal tersebut karena dimungkinkan sungi menjadi titik turunnya material erupsi Semeru.
"Mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai, lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru," terangnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Budi Santosa, menyampaikan bahwa agen bencana Provinsi Jatim dan TRV PB BPBD Lumajang telah menuju lokasi untuk asesmen. Serta melakukan evakuasi warga di sekitar Gunung Sumeru.
Baca juga: Wujud Kepedulian Akhir Tahun: FKPPH Jatim Serahkan Bantuan Banjir Sumatra dan Aceh Kepada LAZDAU
"BPBD Lumajang sudah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat," ujarnya.
Pihaknya juga belum mendapatkan laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Masih melakukan pendataan dampak lingkungan sekitar.
Baca juga: Pembacokan Aiptu Susanto Polres Lumajang, Polisi Selidiki Keterlibatan Pelaku Lain
"sekarang masih dilakukan pendataan, belum diketahui ada korban"kata dia.
Selain itu, BPBD Jatim juga menghimbau warga untuk menjauhi daerah sekitar yang berhulu di Gunung Sumeru. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi