Selalu.id - Era modern merupakan era digital yang erkembangan tidak bisa dipungkiri memicu peningkatan cyber crime. Oleh karenanya, kualitas sistem keamanan dalam pengunaan media digital pun butuh semakin dimutakhirkan.
Oleh karenanya, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya turut mengambil insiatif untuk menyebarluaskan pengetahuan dalam hal digital safety.
Bersama pihak Google, Untag Surabaya mengadakan serangkaian acara pelatihan dan pembelajaran mengenai Google Cloud Platform (GCP) yang bertempat di Auditorium lt. 6, Gedung Pusat Perkantoran Yayasan dan Rektorat, Untag Surabaya, pada Sabtu (13/5/23).
Baca juga: Bersama BPIP, UNTAG Surabaya Perkuat Kurikulum Pancasila
Turut hadir, Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA, memberikan sambutan dalam kegiatan GCP.
“GCP memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia dan juga mempermudah kegiatan sehari hari dengan memberikan solusi teknologi. Besar harapan, anak-anak muda dapat memberikan atensi baik di GCP sehingga melahirkan inovasi-inovasi baru,” ucapnya (13/5)
Program ber-tagline #JuaraGCP tersebut didukung langsung oleh Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya ditujukan untuk memahami komputasi awan khususnya yang disediakan oleh Google Cloud bagi para pengembang maupun Profesional Teknologi Informasi (TI).
Baca juga: Lestarikan Sejarah Lewat Lukis Tembok Koblen, Pelajar Bisa Kuliah Gratis di Untag
Kepala program studi (Kaprodi) Sistekin Untag Surabaya, Supangat, M.Kom., ITIL., COBIT., CLA menekankan bahwa GCP telah menjadi pendorong dalam era digital yang semakin berkembang.
“GCP tidak hanya memberikan akses ke teknologi terdepan, tetapi juga menyediakan peluang belajar dan berkolaborasi dengan komunitas pengembang yang luas. GCP juga digunakan oleh perusahaan dan organisasi dalam mengamankan data mereka. Sejalan dengan fokus Sistekin Untag Surabaya, di era serangan siber semakin kompleks, kehadiran GCP sebagai platform komputasi awan yang aman memberikan solusi yang andal bagi perusahaan untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data,” jelas Supangat.
Baca juga: Warta 17 Agustus Mantapkan Posisi Wadah Kreativitas-Edukasi Pemuda
Infrastructure Engineer di Ruang Guru, Ronald Dimas Yuandika dan Senior Data Consultant di Narasio Data, Rahayu Oktavia P. memberikan pemaparan materi serta pelatihan secara step by step mengenai beberapa task yang tersedia di Google Cloud salah satunya Filtering and Sorting Data in Looker.
Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat mengenai Sistem Teknologi Informasi pada Google Cloud, antusiasme peserta semakin meningkat ketika mendapatkan tambahan benefit 100 credits untuk mengikuti beberapa task dan sertifikasi resmi dari Google setelah menyelesaikan task tersebut. (Adg)
Editor : Ading