Selalu.id - Tabung gas elpiji meledak di salah satu rumah warga di Jalan Undaan Peneleh VI No 31, Genteng, Surabaya, Jumat (31/3/2023).
Akibat kejadian itu 6 orang satu keluarga menjadi korban diantaranya satu balita berusia tiga tahun ikut dilarikan Rumah Sakit.
Informasi yang dihimpun selalu.id melalui laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.01 WIB.
Melalui keterangan petugas Damkar, mereka satu keluarga sedang membuat dagangan pesanan nasi kuning. Kemudian, saat memasak tabung gas elpiji habis.
"Ketika hendak melakukan pergantian tabung elpiji, ada salah satu kompor yang masih menyala. Api menjadi cepat menyambar karena posisi memasak di lorong," kata salah satu petugas Damkar, Sutrisno.
Sementara salah satu saksi atau warga setempat melihat kejadian itu yakni tetangga korban Farida (72) mengaku sempat mendengar tiga kali suara ledakan, sebelum melihat api membesar.
“Tahu-tahu meledak gitu saja, saya di sini, mau jemur terus ‘duor’. Saya gak berani masuk. Lihat api sudah besar. Sempat ledakan tiga kali,” kata Farida saat ditemui selalu.id, Jumat (31/3/2023).
Farida menyampaikan keenam korban diduga saat peristiwa itu berada di dekat kompor terletak di lorong depan dua rumah milik sekeluarga tersebut.
“Korbannya banyak kan sedang berkumpul masak. Pesanan nasi kuning. Itu UMKM,” ujarnya.
Pantuan selalu.id, pun melihat usai peristiwa itu, kondisi kompor yang berada dibawah tanpa alas. Tampak wajan masih berisi kentang minyak yang diduga proses penggorengan.
Bahkan, tampak pecahan telur berserakan di lantai. Sebanyak enam tabung gas elpiji 3 kilogram yang dibawa keluar dari rumah dan diamankan oleh petugas.
Diketahui enam keluarga tersebut dilarikan dua Rumah Sakit yakni RS Soewandhi dan RS dr Soetomo. (Ade/Adg)
Baca juga: Rumah Dinas di Kompleks Kodam V Brawijaya Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan
Editor : Ading