Sentra Budi Perkasa Kemensos Kembangkan Kapasitas Produksi Kaki dan Tangan Palsu

Reporter : Ade Resty
Pelatihan pembuatan alat bantu penyandang disabilitas

selalu.id - Sentra Budi Perkasa di Palembang menjadi harapan bagi penyandang disabilitas fisik dari kalangan prasejahtera. Di seluruh Sumatera, di unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Sosial inilah satu-satunya instansi yang melayani pembuatan alat bantu untuk penyandang disabilitas fisik (ortotik prostetik/OP).

Sejalan dengan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, seluruh UPT Kemensos melaksanakan tugas multilayanan. Yakni memberikan layanan bagi semua jenis masalah sosial. Di tengah tugas multiyanan, Sentra Budi Perkasa memiliki spesialisasi dalam pembuatan tangan dan kaki palsu.

Baca juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

Kepala Sentra Budi Perkasa, Wahyu Dewanto menyatakan, salah satu tugas Sentra Budi Perkasa adalah memproduksi alat bantu penyandang disabilitas fisik. Bahkan Sentra merupakan instansi satu-satunya di Sumatera yang menyediakan layanan tersebut.

"Kami membuka kesempatan luas kepada masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan bantuan tersebut. Saat ini, kami masih terus mengembangkan kapasitas pelayanan," kata Wahyu.

Tahun lalu, Sentra mendapatkan permintaan dari 50 pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS). Namun yang bisa dipenuhi oleh Sentra sebanyak 35 orang.

"Selebihnya kami mintakan bantuan kepada pihak lain," katanya.

Sentra menghadapi tantangan dalam layanan OP karena keterbatasan personel yang memiliki keahlian. Saat ini, Sentra hanya memiliki satu orang tenaga terampil dalam pembuatan tangan dan kaki palsu.

Baca juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

"Kami hanya punya satu orang. Selebihnya sudah pensiun," kata Wahyu.

Untuk meningkatkan kapasitas Sentra menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak. Yang teranyar, Sentra menandatangani kerja sama dengan Politeknik Kesehatan l Kementerian Kesehatan di Jakarta (13/2). Nota kerja sama ditandatangani oleh Direktur Politeknik Kesehatan l Jakarta Ita Astit Karmawati dan Kepala Sentra Budi Perkasa Wahyu Dewanto.

Fokus kerja sama pada fasilitasi praktikum bagi mahasiswa Politeknik Kesehatan l di Sentra Budi Perkasa.

"Dengan kerja sama ini, akan menambah kebutuhan personel untuk penyediaan alat bantu. Dengan demikian akan lebih banyak masyarakat yang bisa dibantu," kata Wahyu.

Baca juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

Selain itu, Sentra Budi Perkasa juga menjalin sinergi dengan Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso Surakarta -- unit pelaksana teknis (UPT) Kemensos lainnya yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam layanan OP.

Sentra Budi Perkasa menyelenggarakan berbagai layanan seperti pelatihan otomotif, komputer, kerajinan tangan, menjahit, perkebunan, perikanan dan sebagainya. Layanan ini untuk membantu PPKS meningkatkan kemampuan vokasional dan kemandirian ekonomi mereka.

Menindaklanjuti arahan Mensos, Sentra Budi Perkasa juga melakukan respon kasus terhadap PPKS. Yang terbaru, memberikan bantuan untuk anak disabilitas rungu wicara yang mengalami kekerasan seksual di Ogan Kemiringan Ulu Selatan. Bersama Sentra Galih Pakuan, dan Direktorat Rehabilitasi Anak, Sentra Budi Perkasa melakukan asesmen komprehensif, test psikologis, dan memberikan bantuan Atensi. Kini korban mendapatkan pendampingan, layanan kesehatan, pendamping psikologis, pemasangan alat bantu dengar, dan diberikan layanan lainnya. (SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru