selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Surabaya tengah memasang CCTV di 1940 titik perkampungan yang ada di Surabaya. Sebanyak 485 RW telah mengusulkan pemasangan CCTV di wilayahnya.
Kepala Diskominfo Surabaya, M Fikser mengatakan, pihaknya menargetkan pemasangan CCTV bakal diselesaikan pada awal Desember 2022.
Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya
Sebelumnya, sejak bulan September Pemkot Surabaya sudah memasang CCTV kepada 326 RW dengan jumlah titik 1344 perkampungan. Saat ini, kata Fikser yang belum terpasang sebanyak 149 RW.
"Tapi tidak semua RW, satu titik ada empat kamera,"kata Fikser kepada selalu.id, Selasa (15/11/2022).
Fikser menjelaskan, RW yang telah mengusulkan pemasangan CCTV itu mereka mengajukan terlebih dahulu lewat Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Pokok-Pokok Pikiran (Opokir) Anggota DPRD pada tahun 2021, lalu.
"Seharusnya pelaksanaanya pada bulan Juni kemarin, tapi karena ada kendala baru bisa terealisasikan bulan September setelah semua syarat terpenuhi," ujarnya.
Pada prakteknya, pemkot terlebih dahulu melakukan verifikasi lapangan dengan melibatkan RT atau RW. Verifikasi ini dilakukan untuk menentukan titik-titik mana yang akan dipasang CCTV.
Baca juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga
Pemasangan CCTV di fokuskan pada area persimpangan sekitar RW tersebut, juga berdasarkan usul dari warga.
Namun, apabila kedepannya ada RW lain yang ingin juga ajukan pemasangan CCTV untuk keamanan kampung bisa mengajukan melalui kecamatan masing-masing.
"Karena mulai tahun depan dananya ada di kecamatan bukan di pemerintah kota lagi, diajukan lalu akan diproses ditahun selanjutnya,"jelasnya.
Terkait pembayaran, Pemkot hanya memberikan sarana dan prasarana, mulai dari CCTV hingga pemasangan. Warga tak perlu membayar perbulanan.
Baca juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon
"Tapi bila warga ingin CCTV tersebut tersambung dengan smartphone itu butuh internet dan biaya tambahan. Biaya internet itu yang kalau warga memang mau bisa swadaya," terangnya.
Diketahui, ribuan CCTV yang dipasang per wilayah yakni, Surabaya utara terpasang di 85 RW (340 CCTV), Surabaya barat terpasang di 76 RW (304 CCTV), Surabaya pusat terpasang di 78 RW (312 CCTV).
Kemudian, Surabaya timur terpasang di 116 RW (464 CCTV) dan Surabaya selatan di 130 RW (520 CCTV). (Ade/SL1)
Editor : Redaksi