selalu.id - Wali Kota Eri Cahyadi mengunjungi kebakaran rumah yang terjadi di Kedondong Kidul, Surabaya, Sabtu (5/11/2022). Diketahui kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut menghanguskan 10 rumah dan 2 orang terluka.
Kepada wartawan, Eri mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran ini dari kompor salah satu rumah.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Dari rumah yang petak (asal mula api). Masalahnya rumah petak ini kan terdiri dari kayu dan seng. Jadi cepat merambat apinya," ujarnya," kata Eri, saat sidak.
Eri mengatakan, akibat kebakaran itu, sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) dan 44 jiwa ikut terdampak. Ia menyebut, ada beberapa rumah yang terbakar itu tak layak huni.
"Beberapa rumah yang terbakar, karena rumah ini juga kos-kosan tapi yo gak layak. Rumah kos-kosan tapi terbuat dari kayu dan seng," ujarnya.
Kata Eri, sumber api disebut berasal dari salah satu rumah petak. Kemudian merembet ke rumah petak lain, hingga ke rumah permanen.
"Sehingga terbakar langsung habis,"tuturnya.
Dalam kunjungannya, Eri menemukan ada rumah yang mau ambruk. Sehingga, ia meminta Camat Tegalsari untuk memanggil pemilik rumah tersebut agar diperbaiki.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Ini ada rumah di ujung yang mau roboh, saya minta Pak Camat untuk memanggil pemilik rumah untuk memperbaiki jangan sampai rumah itu juga mencelakakan orang lain," tegasnya.
Lebih lanjut Eri menyampaikan, Pemkot Surabaya akan memberi bantuan terhadap warga yang terdampak. Apalagi, penghuni rumah atau kos yang terbakar merupakan Warga Surabaya.
"Yang kos ini surabaya semua, tanggung jawab kita, lnshaAllah yang mereka kos akan kami tata sehingga bisa ditempat lain yang lebih layak,"ungkapnya
"Sedangkan rumah pribadi kita sudah koordinasi dengan Baznas menunggu hasil kepolisian setelah hasil keluar kita akan bantu untuk membangunkan rumah milik pribadi semoga bisa cepat,"lanjutnya.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Terpisah, Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya, Wasis Sutikno menyampaikan, pihaknya hanya butuh waktu setengah jam saja untuk memadamkan api pokok.
Petugas PMK pun berhasil memadamkan api dan seluruhnya dinyatakan kondusif pukul 03.45 WIB.
Ia menambahkan, sebanyak 15 mobil pemadam dikerahkan untuk membantu dua mobil tangki air milik Dinas Lingkungan Hidup. Ditambahkan, ada dua orang korban luka dalam kejadian ini
"Satu orang luka parut di perut karena membantu pemadaman penanganan di lokasi, satu orang luka bakar pada sikut," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi