selalu.id - Ketua PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule dicecar 35 pertanyaan oleh penyidik Polda Jatim dengan durasi selama 5 jam, sebagai saksi Tragedi Kanjuruhan, Kamis (2/11/2022).
Pantuan selalu.id, Iwan Bule diperiksa mulai pukul 10.25 WIB hingga pukul 15.06 WIB di Ditreskrimum Polda Jatim.
Baca juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026
"Terimakasih teman teman media hari ini tanggal 3 (November) kami memenuhi panggilan penyidik Polda Jatim. Karena minggu lalu, mohon maaf kami tak bisa hadir. Karena ada beberapa kegiatan rapat baik Rakor dan Piala Dunia,"kata Iwan Bule.
Usai pemeriksaan itu, Iwan Bule mengatakan, PSSI hanya memberikan beberapa dokumen-dokumen pendukung.
"Dokumen banyak, yang jelas untuk pendukung kepada penyidik, dokumen (itu) yang kita sampaikan,"jelasnya.
Baca juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim
Sementara itu, Ketua PSSI Jatim sekaligus Kuasa Hukum Iwan Bule, Ahmad Riyadh menambahkan, penyidik mencecar 35 pertanyaan kepada Iwan Bule
"Pertanyaan beserta identitas, 35 (pertanyaan) antara itu, pendalaman mulai peran fungsi PSSI, bagiannya sebagai regulator, sebagai operator siapa, sebagai pelaksana apa mulai awal sampai akhir, penanggung jawab kompetisi, penanggungjawab pertandingan siapa,"jelasnya.
Baca juga: Komitmen Polda dan Kejati Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Lewat Semangat Jogo Jatim
Terkait dokumen-dokumen pendukung yang dibawa PSSI, kata Riyadh, yakni soal SK (Surat Keputusan) PSSI dan apa yang dilakukan SSI kepada Panpel, Klub, Kesehatan, Bisnis, dan lain-lain.
"Bagaimana edukasi kepada klub mulai awal sampai akhir sebelum pertandingan satu bulan sebelum kompetisi itu kami ada workshop-workshop yang dilakukan itu apa saja, lewat LIB apa saja, lewat PSSI apa saja,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi