selalu.id - Sebanyak 6 orang pengurus DPD NasDem Malang dikabarkan hilang, 3 diantaranya sudah ditemukan dan menjadi korban tewas tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPW NasDem Jatim, Sri Sajekti Sudjunadi yang mengaku mendapat kabar 6 pengurus DPD Nasdem itu hilang
Baca juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan
"Saya memproleh perintah dan saya mementau terus ada 6 yang hilang, artinya tidak pulang kerumah dan 3 sudah diantar kerumah dan almarhum,"kata Jes panggilan akrabnya, kepada selalu.id, Minggu (10/9/2022)
Jes menyampaikan, saat ini 3 orang yang dicari tersebut, satu diantaranya sudah ditemukan dan telah pulang ke rumah.
"Yang satu sudah pulang alhamdulilah kondisinya baik dan dua saat ini sudah masih dicari,"ujarnya.
Saat ini, lanjut Jes, pihaknya akan langsung berangkat ke Malang untuk mendiklanjuti pengurus NasDem yang hilang tersebut.
Baca juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya
"Sekarang saya sudah mengikuti (update pengurus Nasdem) Saya akan lanjut ke malang. Nanti (bantuan dari NasDem) saya harus ketahui dulu persoalan lebih baik,"jelasnya.
Sebagai promotor yang pernah mendirikan Liga Indonesia Pertama kali tahun 1993 lalu itu, Jes mengungkapkan, dari kejadian tragedi dalam dunia sepakbola, tentunya harus wake up ball.
"Dipersatukan antara perserikatan dan galatama. Itulah yang melahirkan liga indonesia. Dan saya menjadi promotor liga pertama sampai dengan liga indonesia ketiga. Kami mempunyai cita-cita bagaimana melalui olahraga kita bisa bicara ke dunia,"ujarnya
Baca juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban
Menurutnya, tragedi Kanjuruhan tersebut merupakan puncak gunung es yang tidak bisa diuraikan begituaaja. Namun, harus suatu kajian.
"Terutama itu tadi rembuk semua pemangku kepentingan. Suporter sekarang sudah banyak terorganisir, pelaku klub, penyelenggara dan pihak-pihak dan keamanan dan semua berkepentingan stadion,"terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi