selalu.id - Seorang pria berisinial GRD (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya yang berada di Jalan Wonorejo Selatan I No. 20 Surabaya, Sabtu (10/9/2022).
Kapolsek Rungkut Polrestabes Surabaya, Kompol Bambang Prakoso mengatakan, korban ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri dalam keadaan gantung diri.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Saksi (ibunya) sempat memarahi atau menasihati korban kurang lebih 2 hari yang lalu dikarenakan korban mempunyai pinjaman online dengan jumlah yang banyak,"kata Bambang, melalui keteranganya.
Bambang menyampaikan, usai korban diberi nasehat oleh ibunya, kemudian korban pergi dari rumah menggunakan motor tanpa pamit.
"Keterangan ibunya, korban atau anaknya tidak ada kabar selama dua hari usai dinasehati,"ujarnya.
Ibu korban berisinial AN (52) kesehariannya tinggal di Jalan Suproto Surabaya, AN pun mengaku saat mengirim baranng perabotan rumah dan sekaligus mencari anaknya di rumahnya Jalan Wonorejo tersebut.
Kemudian, saat ibunya sampai di rumah tercium bau tidak sedap. Saat dicek sumber baunya ada di kamar mandi .
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Bau tersebut, berasal kamar mandi dan ternyata ditemukan anaknya sendiri dalam keadaan gantung diri di pintu kamar mandi.
"Melihat kejadian tersebut saksi berteriak minta tolong warga sekitar dan menghubungu Polsek Rungkut,"tuturnya.
Diketahui rumah korban tersebut masih kosong atau belum ditempati, sehingga isi rumah hanya terdapat barang-barang.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
"Ibunya korban saat ini mengalami shock, ditenangkan team rusa dari BPBD, Projopati dan Praja Kecamatan Rungkut,"tuturnya.
Saat ini Jenazah korban telah dievakuasi menuju ke RSU dr Soetomo menggunakan ambulans Dinas Sosial didampingi keluarga.
"Korban telah dibawa ke kamar mayat RSU dr Soetomo untuk dilakukan Visum luar atau autopsi guna diketahui penyebab kematian korban,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi