Prihatin Kasus Ferdy Sambo, FORKAS Tuntut Reformasi di Tubuh Polri

Reporter : Ade Resty
Aksi Forkas di Monumen Polisi Istimewa.

selalu.id - Kasus pembunuhan Brigadir J benar benar menyita perhatian masyarakat Indonesia. Perkara yang melibatkan keluarga besar Ferdi Sambo tersebut masih menjadi perdebatan di tengah kalangan masyarakat.

Menyikapi persoalan tersebut, Forum Komunikasi Arek Suroboyo (FORKAS) menggelat aksi solidaritas bahwa mereka ikut prihatin dengan kondisi Polri saat ini.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Aksi yang bertemakan REFORMASI POLRI ini membawa mereka kepada sejarah berdirinya Polisi Istimewa pada jaman Kolonial. Di mana cikal bakal Polri ini diisi oleh para pejuang yang gagah berani. Namun pada saat ini Polri telah mengalami pergeseran sehingga terjadi beberapa peristiwa di internal Polri yang seharusnya jangan sampai terdengar oleh publik.

Dengan mengajak kembali kepada marwah asli Polisi Istimewa, FORKAS menggelar aksinya di Monumen Perjuangan POLRI tepatnya di Jl Polisi Istimewa Surabaya kemarin, Kamis (25/8/2022).

Dalam aksinya FORKAS menyatakan dukungannya terhadap Kapolri agar dapat nengusut tuntas kasus Duren Tiga (rumah Irjen Pol Ferdy Sambo yang di anggap telah mencoreng nama baik Kepolisian Republik Indonesia saat ini.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Dalam aksinya, FORKAS mendukung penuh Kapolri agar dapat menyelesaikan kasus Duren Tiga dan meminta agar di lakukan Reformasi untuk mewujudkan Polri yang lebih baik nantinya.

"Kami mendukung Kapolri untuk menuntaskan kasus Duren Tiga hingga selesai. Serta segera melakukan pembenahan dengan cara mereformasi internal Polri demi mewujudkan masa depan yang lebih baik di tubuh Polri. Selain itu, juga mendapatkan kepercayaan kembali dari masyarakat sehingga polri masih menjadi pengayom yang di inginkan sesuai amanat Undang Undang. " Ujar Udin.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Munculnya kasus ini juga memantik reaksi dari anak dan cucu Veteran pejuang kemerdekaan Polisi Istimewa. Tari Mukari adalah Putri dari veteran pejuang Polisi Istimewa yang berjuang melawan Sekutu pada 10 November 1945.

"Itu kan di lakukan oleh Oknum ya, jadi saya yakin masih banyak Polisi yang baik di negeri ini, dan saya percaya dengan Kapolri bisa menyelesaikan dan mengusut tuntas kasus duren tiga ini," pintaTari. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru