selalu.id - Komunitas pencinta hewan satwa Animal Hope Shelter Indonesia menggerebek salah satu rumah di Jalan Pesapen IV No 34 Surabaya yang diduga menjadi tempat jagal Anjing, Minggu (31/7/2022).
Founder dan Leader Animals Hope Shelter Indonesia, Christian Joshua Pale membenarkan adanya rumah jagal anjing tersebut.
Baca juga: 626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim
Joshua menyampaikan, komunitasnya telah mendapatkan informasi dari warga pukul 03.40 WIB. Kemudian, pihaknya melakukan pengecekan.
Ternyata, menurutnya rumah tersebut benar digunakan sebagai jagal anjing.
"Saat saya tiba, saya mendapati empat ekor anjing yang dimasukan ke dalam karung, keempat kakinya dipaksa ditekuk dan mulutnya diikat," kata Joshua.
Sayangnya, saat melalukan penggerebekan,
Josua mengaku telat. Lantaran sebelum dirinya datang sudah ada enam ekor anjing yang dijagal.
"Kami telat karena ada enam ekor yang sudah dipotong," ujarnya
Penggerebekan tersebut juga didampingi oleh pihak kepolisian, serta mendapati dua orang yang diduga sebagai pelaku penjagalan.
Baca juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya
"Jadi, saat kami grebek. Ada dua orang di rumah tersebut. Mereka adalah adik dan kakak yang melakukan pembunuhan terhadap anjing tersebut," ujarnya.
Joshua juga menjelaskan, sebelumnya komunitasnya sempat mendapatkan informasi itu dari warga sekitar dua minggu lalu.
"Dapat informasi dari salah satu followers saya kalau di kawasan tersebut memang ada rumah yang digunakan untuk menjagal anjing," ujarnya.
Setelah mendapat informasi, Komunitas hewan tersebut bergegas untuk melakukan penggerebekan. Sayangnya, dari informasi, alamat yang diberikan oleh followers tidak sesuai.
“Akhirnya saya pergi tetapi alamatnya berbeda. Karena tidak mau pulang dengan tangan kosong saya berkeliling tanya ke warga sebagai pembeli, dimana yang jual daging anjing," terangnya.
Joshua telah melaporkan kejadian tersebut kepada Polrestabes Surabaya dengan LP LP/B/862 /VII/2022/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.
"Dua orang tersebut langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Untuk anjing-anjing yang masih hidup kami langsung evakuasi," tutupnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi