Kuras Barang-barang Kantor, Enam Orang Komplotan Pembobol di Surabaya Diringkus

Reporter : Ade Resty
Pelaku saat di Mapolsek Gubeng

selalu.id - Enam orang komplotan pelaku pembobolan diringkus polisi usai menggasak sebuah kantor yang berada di Jalan Kertajaya, Surabaya.

Enam pelaku tersebut berisinial ZA (38), RA (23), BP (33), DF (23), EA (38), MW (49) telah ditangkap oleh Polsek Gubeng Surabaya pada Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Kapolsek Gubeng Surabaya, Kompol Sodik Efendi menyampaikan kronologi pencurian para pelaku, yakni dengan memanjat tangga melalui gedung kosong hingga naik ke atap gedung kantor ALUSTAR.

"Kemudian pelaku memecahkan Glass Block dan mencongkel pintu atap untuk masuk ke dalam gedung dan melakukan pencurian,"kata Sodik, kepada wartawan di Mapolsek Gubeng Surabaya, Selasa (19/7/2022).

Sodik menyampaikan, usai berhasil melakukan pencurian, para pelaku mengganjal gagang pintu utama kantor menggunakan Cangkul.

"Modusnya pelaku menghabiskan seluruh barang gedung atau kantor tersebut. Kemudian pelaku pergi membawa barang hasil curian dengan menggunakan Mobil,"ujarnya.

Saat penangkapan, Tim Opsnal Polsek Gubeng yang sedang menempati Kring Serse melihat ada 2 orang laki-laki tidak dikenal melompat dari dalam bangunan kosong yang ada di sebelah Utara Pos Polisi Perempatan Kertajaya Surabaya.

Baca juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

"Melihat gerak gerik yang mencurigakan tersebut, Tim Opsnal Polsek Gubeng melakukan pembuntutan terhadap pria mencurigakan itu hingga di warung kopi dekat Viaduk Jalan Sulawesi Surabaya," jelasnya.

Polisi langsung melakukan penggeledahan dan menemukan cuter dan Tang Catut serta HP. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap HP dan ditemukan beberapa foto mirip barang-barang yang telah dicuri di kantor Alustar.

Sodik menjelaskan para pelaku ini mengaku telah melakukan pencurian di kantor Alustar pada, Selasa 12 Juli 2022.

"Pelaku pun juga membawa seluruh barang hasil curian menggunakan Mobil GranMax yang dicarter oleh pelaku," jelasnya.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Pelaku juga mengaku sudah menjual beberapa barang hasil curian dari kantor tersebut, dan sebagian hasil curian masih disimpan oleh para Pelaku," pungkasnya.

Atas perbuatannya, para pelaku terancam hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara sesuai pasal 363 KUHP tentnag orang yang melakukan pencurian dengan pemberatan (Curat). (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru