selalu.id - Anggota Partai Demokrat sekaligus anggota DPRD Surabaya, Herlina Harsono Njoto resmi menjadi kandidat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Surabaya setelah pendaftarannya diterima.
Berkas persyaratan Herlina dianggap memenuhi syarat untuk mengikuti Musyawarah Cabang (Muscab). Sebanyak 15 dari 31 Pimpinan Anak Cabang (PAC) mengantar pendaftaran Herlina.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Keputusan akhir berada di tangan DPP, apapun itu, saya sebagai kader partai tetap harus berupaya sampai dengan muscab dan Fit Proper Test," kata Herlina, di kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Jumat (10/6/2022).
Herlina mengaku optimis, bisa menunjukkan visi misi maupun program yang lebih baik untuk partai berlambang bintang mercy kedepan.
"Saya tetap melakukan konsolidasi dengan para pendukung, kemudian juga mempersiapkan Muscab dan Fit Proper Test Tadi saya sampaikan ada 15 dukungan dari 31," ujarnya.
Ia pun mengajak pendukung dari masing-masing kubu saling menjual kebaikan calon ketua DPC Demokrat Surabaya.
"Saya kira kondisi internal partai sekarang tengah hangat. Sebuah partai akan terkesan hidup ketika ada suasana demokratis seperti saat ini. Ada beberapa calon dan berlangsung dengan hangat," lanjutnya.
Meski demikian, ia mengingatkan kepada para pendukung untuk saling menghormati dan tidak terprovokasi dengan isu-isu apapun tentangnya.
"Jangan menjatuhkan lawan, karena biar bagaimanapun, yang terpilih tetap berasal dari Partai Demokrat," terangnya.
Sederet program telah Herlina siapkan jika terpilih menjadi Ketua Demokrat Surabaya. Salah satunya semakin giat turun ditengah masyarakat untuk mendengar keluhan dan memenangkan hati mereka untuk mengembalikan kejayaan Demokrat Surabaya.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Visi misi dan program sudah saya siapkan dan kepada pendukung saya tidak menjanjikan bahwa kehidupan bersama saya, ketika terpilih menjadi ketua DPC akan berlangsung dengan nyaman, tapi tugas berat harus dilakukan secara masif dan intensif di lingkungan masyarakat Kota Pahlawan," tutupnya.
Sementara itu,Kepala Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jatim, Mugianto berharap apa yang menjadi maksud dan tujuan dua bakal calon dari Surabaya itu berjalan lancar.
"Syarat syarat mendaftar sudah terpenuhi baik dari Kubu Herlina dan juga Kubu Lucy semua memenuhi syarat. Minimal dapat dukungan lebih dari 20 persen dari jumlah pemilik hak suara," ujar Mugianto.
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk Jawa Timur, DPD Partai Demokrat membuka pendaftaran dari tanggal 9 sampai tanggal 13 Juni. Kemudian tanggal 18 dan 19 dilakukan verifikasi faktual.
"Tanggal 20 kami adakan Muscab tempatnya di Shangrila serentak diikuti hingga gelombang kedua, sebanyak 23 Kabupaten Kota. Gelombang pertama kemarin sudah diikuti 15 kabupaten kota," jelasnya.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Kemudian tanggal 18-19 akan dilakukan verifikasi faktual, hal itu dipastikan dukungannya apakah sesuai dengan SK atau tidak.
"Jadi setelah itu mereka berdua dinyatakan sah dari sebagai bakal calon menjadi calon, untuk dilakukan Fit and Proper Test," jelasnya.
Lalu berlanjut pada pengumuman Ketua Demokrat secara definitif minimal 10 hari pascamuscab.
"Nanti apakah sesuai dengan visi misinya dan programnya, komitmennya, semua diuji setelah itu ditentukan siapa yang layak menjadi nahkoda masing-masing kabupaten kota," tandasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi