Dokter Hewan Sarankan ini agar Aman Mengkonsumsi Sapi dan Kambing saat Idul Adha

Reporter : Ade Resty
Penyuntikan sapi di peternakan di Surabaya.

selalu.id - Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur I, menyebut virus Penyakit Mulut dan Kuku pada ternak diwaspadai. Lantaran berpengaruh pada perekonomian masyarakat.

Perwakilan PDHI Jatim, drh Wiryadining Daruki, mengatakan bahwa virus PMK bisa merugikan warga yang memiliki peternakan sapi, kambing, domba maupun babi.

Baca juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Sebab itu, Wiryadininig menghimbau, seluruh lurah dan camat di Surabaya untuk turut serta melakukan sosialisasi dan pengawasan kepada para peternak maupun RPH di masing-masing wilayahnya.

"Tidak usah khawatir untuk yang ingin mengonsumsi daging, monggo saja. Karena kalau dipotong di RPH akan sangat jelas terlihat antara hewan yang terjangkit PMK dan tidak, pastinya ada tim medis dan dokter," kata drh Wiryadining, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

drh Wiryadining berpesan untuk hewan yang terjangkit PMK, kemudian disembelih sebaiknya bagian kepala, kaki dan jeroan harus dimusnahkan dengan cara dikubur.

Ia juga menyarankan ketika menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, masyarakat dapat memotong hewan qurban di RPH yang sudah terjamin keamanannya.

Baca juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sehingga, nantinya bisa dilakukan penyuluhan ke takmir masjid, atau panitia Idul Adha. Tak hanya itu vaksinasi massal ke hewan ternak juga dilakukan.

"Kami harap juga dilakukan vaksinasi massal ke hewan ternak untuk menghindari penularan PMK, mudah-mudah bisa segera berakhir," ujarnya,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru