Sampah di TPA Benowo Meningkat 200 Ton Selama Ramadan

Reporter : Ade Resty
Kepala DLH Kota Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro.

selalu.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menyebut selama Ramadan lalu ada kenaikan volume sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekitar 200 hingga 300 ton.

Kepala DLH Kota Surabaya, Hebi Agus Djuniantoro, menyampaikan, tercatat pada hari biasanya volume sampah di TPA Benowo adalah 1.500 ton.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Selama Ramadan meningkat menjadi 1.700 hingga 1.800 ton perhari," kata Hebi, Kamis (12/5/2022).

Hebi menyebut, selama bulan Ramadan, tukang sampah di kampung yang biasa mengambil sampah setiap dua hari sekali, saat Ramadan menjadi setiap hari.

"Ada tambahan karena penggerobak sampah yang tadinya dua hari sekali, saat puasa mereka ngambil sampahnya setiap hari untuk kejar tips dari warga," ujarnya.

Baca juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Lebih lanjut Hebi menyampaikan, volume sampah yang masuk di TPA Benowo saat Lebaran justru menurun. Hal ini karena, petugas banyak yang tidak bekerja saat Lebaran.

"Pas Lebaran itu hanya 400 ton, karena dari penggerobak itu sudah dihabiskan sebelumnya," tutur Hebi.

Baca juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

DLH Surabaya bakal berupaya untuk mengantisipasi menekan volume sampah yang masuk di TPA Benowo. Salah satunya adalah dengan menerapkan kebijakan Perwali tentang pembatasan kantong plastik.

"Kita akan membangun pengelolahan 3R (Reduce, Reuse, Recycle, kita juga membangun komposting dan juga di kampung-kampung 3R itu dilakukan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru