selalu.id - Manejemen Waterpark Kenjeran menyatakan bakal bertanggung jawab atas insiden ambrolnya seluncuran kolam renang, Sabtu (7/4/2022).
Menejer HRD Waterpark Kenjeran, Bambang Irianto, mengatakan bahwa pemilik Waterpark Kenjeran akan bertanggumg jawab mulai biaya pengobatan hingga pascapengobatan para korban.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Tidak usah khawatir, owner sudah mengatakan jika akan bertanggung jawab mulai pengobatan, sampai pasca pengobatan. Owner akan tanggung jawab,"kata Bambang.
Bambang mengatakan bahwa seluncuran kolam renang tersebut telah dibangun sejak 2016. Ia mengaku saat bulan Ramadhan, pihaknya telah melakukan pengecekan dan perbaruan tiap dua minggu selalu dirawat.
"Tiap dua minggu selalu di rawat. Kalo di atlantis sebulan sekali. Seluncuran 3 minggu sekali cek baut, seluncuran di tes dan bersihkan. Termasuk kolam air kita selalu cek. Terakhir pengecekan sebelum puasa kondisinya masih bagus,"tutur Bambang.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, seluncuran kolam renang itu maksimal daya tampungnya 5-10 orang secara bergantian. Menurutnya, korban yang seluncuran itu lebih dari 10 orang.
"Tadi kan banyak yang genjot-genjot. Tadi ada penumpukan diatas. Ya nama pengunjung latar belakangnya bedakan kalo diingatkan marah kalo ditegur. Cuman pengunjung kan senang barengan, ini masih diperiksa polisi," kata Bambang.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Khusus wahana kolam renang tersebut, Bambang menyampaikan, pihaknya akan menutup wahana itu sementara. Penyebabnya, ia mengaku masih dalam pemeriksaan oleh kepolisian.
"Kami juga sudah bicara dengan Kapolres Perak. Tim lagi mencari informasi Error atau karena usia dari pada wahana masih kita lihat hasil investigasi," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi