Antisipasi Hepatitis Akut, Balita di Surabaya Dirawat Intensif di RSU dr Soetomo

Reporter : Ade Resty
Dokter Spesialis Hepatitis sekaligus Staf Gastrohepatologi Anak, Fakultas Kedokteran (FK) Unair dan RSUD dr. Soetomo, dr Bagus Setyoboedi.

selalu.id - Mengantisipasi munculnya hepatitis misterius, seorang balita masih berumur 10 bulan yang diduga terkena gejala Hepatitis harus menjalani perawatan intensif di ruang isolasi khusus RSUD dr Soetomo Surabaya.

Dokter Spesialis Hepatitis sekaligus Staf Gastrohepatologi Anak, Fakultas Kedokteran (FK) Unair dan RSUD dr. Soetomo, dr Bagus Setyoboedi, mengatakan bahwa pihaknya masih menyelediki gejala hepatitis yang diduga terkena oleh balita 10 bulan tersebut.

Baca juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Pasien bayi 10 bulan dirawat di dr Soetomo ada di ruang isolasi khusus. Sejauh ini kami masih investigasi, masih kita awasi," kata Bagus, saat konferensi pers zoom meeting bersama Dinkes Jatim, Jumat (6/5/2022).

Bagus menyampaikan, pasien balita tersebut tidak mengalami gangguan kesadaran. Justru kondisi balita tersebut mulai membaik.

Baca juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Kondisinya membaik. Kelihatannya masalahnya di saluran empedunya, kalau hepatitis levelnya tidak terlalu tinggi tidak sampai 500,"ujarnya.

Meski begitu, Bagus menegaskan, pihaknya tidak ingin kecolongan sampai menyebar seperti kasus covid-19.

Baca juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Sehingga, apabila ditemukan ada gejala tak menunjukkan ciri-ciri Hepatitis Misterius. Bagus menerangkan, pihaknya tetap menempatkan pasien di ruang isolasi khusus.

"Kami gak mau kecolongan seperti covid-19. kami tetap tempatkan di ruang isolasi khusus," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru