Begini Kronologi Kebakaran di Tunjungan Plaza Versi Saksi Mata

Reporter : Ade Resty
Kasat reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana

selalu.id - Satreskrim Polrestabes Surabaya berkolaborasi dengan Puslabfor Polda Jatim, melaporkan informasi dari saksi-saksi yang melihat awal kebakaran Tunjungan Plaza yang terjadi 13 April 2022 lalu. Terjadinya kebakaran tersebut dikarenakan munculnya api dari atas plafon tepatnya di tenant XXI.

Kasat reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana, mengatakan, telah melakukan pemeriksaan 4 orang saksi yang diperiksa resesment di lantai 10.

Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Pada saat itu saksi 4 orang sedang menunggu akan berbuka puasa tepatnya pukul 17.20 WIB sedang berada di luar ruang terbuka XXI. Kemudian melihat ada api yang muncul dari atap plafon XXI,"kata Mirzal, saat konfrensi pers di TP, Minggu (1/5/2022).

Mirzal menjelaskan bahwa saksi berupaya mengambil apar dan air untuk memadamkan. Namun, karena tiupan angin dari atas yang begitu kencang membuat api semakin membesar dari keterangan saksi.

Kemudian, lanjut Mirzal, saksi tersebut mencoba menjauh dari api dan berkomunikasi dengan pihak manajemen.

"Dengan adanya kebakaran tersebut api menjalar sampai ke lantai 4 tepatnya di tenant kidz station dan ada beberapa tenant yang terdampak sekita 3-4 tenant itu terbakar habis,"jelasnya.

Lebih lanjut Mirzal menjelaskan, kebakaran tersebut terdampak beberapa lantai 5 hingga lantai 9. Sebab, asapnya dari kebakaran tersebut mengepul sehingga lantai-lantai ikut terdampak.

"Semua terdampak dan para karyawan melarikan diri dari tempat kerja masing-masing. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa,"ungkapnya

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Mirzal menyampaikan, dari beberapa pemilik tenant yang ikut terdampak bahwa mereka mengaku mengalami kerugian total hingga milyaran rupiah.

"Jadi mereka harus memperbaiki tenant yang terbakar habis maupun tenant yang terdampak. Karena asap itu menyebabkan semua dinding hitam,"jelasnya.

Dari hasil Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), Mirzal menjelaskan, sumber api muncul dari akumulasi panas heat accumulation. Selama terjadinya hubungan longgar listrik yang mengakibatkan salah satu terminal lampu penerangan meleleh.

"Kemudian menimbulkan percikan api dan mengenai bahan media mudah terbakar seperti atap plafon kemudian api membesar"tuturnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"karena adanya tiupan angin dan menyebabkan area cinema XXI itu terbakar dan meluas sampai lantai 4 dan lantai 10,"imbuhnya.

Sesuai pasal 188 KUHP terkait adanya dugaan tidak pidana karena barang siapa atau kesalahan yang menyebabkan ledakan kebakaran ataupun banjir. Ia menyebut hasio penyeledikan bahwa penyebabnya adalah kealfaan artinya api terjadi karena konsleting listrik.

"Dan saat ini bisa dilihat pusat perbelanjaan Tunjungan 5 sudah berfungsi kembali dan tamu-tamu atau pengunjung sudah mulai meningkat,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru