selalu.id - Arus mudik mulai terlihat di Jembatan Suramadu, Sabtu (30/4/2022). Ratusan kendaraan baik mobil dan motor terlihat memadati jembatan penghubung Surabaya dan Madura tersebut.
Pantauan selalu.id, terlihat arus lalu lintas ramai lancar ke jalan menuju Jembatan Suramadu. Kendaraan yang melintas rata-rata berpelat luar Surabaya dan Madura dan didominasi pelat B.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
Selain roda empat, kendaraan roda dua juga terlihat mulai memasuki jembatan Suramadu. Sebagaian dari mereka membawa sejumlah barang-barang bawaan.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Eko Adi Wibowo, mengatakan, volume kendaraan yang keluar masuk Suramadu dari sisi Surabaya mulai terjadi kenaikan sejak Jumat (29/4/2022) kemarin.
Eko mengatakan bahwa kenaikan volume kendaraan di Jembatan Suramadu tersebut, mengalami kenaikan sekitar 5 sampai 10 persen dari hari biasa.
"Jumlah kendaraan hari biasa baik dari sisi Surabaya maupun Madura itu sekitar 5 ribuan kendaraan. Kalau sekarang sekitar 6 sampai 7 ribu kendaraan yang keluar masuk Suramadu," ujar Eko saat dihubungi selalu.id.
Meski ada sedikit peningkatan volume kendaraan, kata Eko, hal tersebut tidak membuat Jembatan Suramadu macet. Hanya saja, kecepatan kendaraan jadi berkurang.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
"Kendaraan melaju antara 40 sampai 50 km kalau yang roda 2," tuturnya.
Lebih lanjut Eko menjelaskan, puncak mudik Suramadu diprediksi terjadi besok, Minggu (1/5/2022). Meski demikian, ia pun memprediksi Jembatan Suramadu tidak akan terjadi kemacetan.
"Jembatan ini panjangnya sekitar 6,5 km. Sepanjang jalan itu, mengalir saja, tidak ada kemacetan, cuma kalau jumlah kendaraan naik kecepatan akan berkurang," turur Eko.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Eko menambahkan, dalam upaya membantu pengamanan Mudik Lebaran 2022, pihaknya telah mengerahkan 60 personil yang berjaga di Jembatan Suramadu.
Selain itu, pihaknya juga dibantu TNI, Dinas Perhubungan dan Linmas.
"Personil kami yang jaga 60, ditambah TNI, Dishub, dan Linmas, sudah sekitar 100an personil,"terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi