selalu.id - Atmosfer sepak bola usia muda Tanah Air kembali bergelora. Sebanyak 400 pesepakbola muda dari 16 provinsi di Indonesia resmi berkumpul di Surabaya menjelang kick-off turnamen bergengsi Soekarno Cup 2026.
Pertemuan perdana para talenta muda bersama jajaran manajer, official, pelatih, hingga panitia pusat dan daerah ini dikemas apik dalam acara Gala Dinner Soekarno Cup yang digelar di area terbuka Kota Lama Surabaya, Minggu (9/8/2026) malam.
Gala dinner yang berlangsung hangat dan meriah ini menjadi ajang pencair suasana sekaligus penyambutan seluruh kontingen sebelum 'berperang' di lapangan hijau pada 10–24 Agustus 2026.
Suasana makin pecah saat musisi lokal Surabaya mengiringi interaksi para peserta dari berbagai daerah untuk merajut kebersamaan.
Juru Bicara Soekarno Cup sekaligus legenda hidup Timnas Indonesia, Anang Ma’ruf, mengingatkan seluruh peserta agar turnamen ini tidak sekadar mencari piala, melainkan juga ajang membuktikan kualitas dan menjunjung nilai sportivitas.
“Selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan fair play. Tampilkan skill dan kualitas terbaik. Raih kemenangan dengan cara yang terhormat,” tegas Anang Ma’ruf di sela-sela acara.
Menurutnya, pesan tersebut sejalan dengan spirit utama tema Soekarno Cup edisi kali ini, yakni “Warisi Apinya”.
“Api yang kita maksud adalah api perjuangan. Semangat sportivitas, gotong royong, kerja sama untuk menjadi yang terbaik demi bangsa dan negara. Itulah sumber inspirasi bagi setiap peserta,” ungkapnya.
Wadah Generasi Emas Masa Depan
Menurut Anang Ma'ruf, pembinaan usia muda memang menjadi kunci utama sekaligus investasi terbesar bagi sepak bola Indonesia.
Kehadiran turnamen kelompok umur di luar kompetisi resmi seperti Elite Pro Academy (EPA), maupun Piala Soeratin terbukti ampuh menjaring bakat-bakat tersembunyi dari berbagai pelosok negeri.
Sementara pelatih senior, Yusuf Ekodono, juga menilai ajang seperti Soekarno Cup memberikan panggung emas bagi anak-anak daerah yang kerap luput dari pemantauan kompetisi utama.
Baca juga: Pengolahan Air Mandiri di Perumahan Mewah Surabaya, Bebas Izin atau Lolos Pengawasan?
Ia membeberkan bagaimana karier pemain profesional kerap berawal dari turnamen antardaerah.
"Contohnya seperti anak saya ya, Fandi Eko Utomo, yang meniti karier berjenjang mulai dari kejuaraan pelajar, Porprov, PON, Piala Soeratin, hingga berhasil menembus kerasnya persaingan Liga 1," ujarnya.
Jatim Tuan Rumah Edisi Ketiga
Untuk diketahui, Soekarno Cup 2026 merupakan gelaran edisi ketiga. Turnamen cikal bakal program rutin PDI Perjuangan yang diinisiasi oleh Prananda Prabowo ini sebelumnya sukses dihelat di Jakarta pada 2023 dan di Bali pada 2025.
Pada edisi 2026, Jawa Timur dipercaya sebagai tuan rumah. Ketua Panitia Nasional dipegang oleh Komarudin Watubun (Ketua DPP PDI Perjuangan), sedangkan Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Panitia Daerah dipercayakan langsung kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Baca juga: 19 Daerah di Jatim Darurat Kekeringan, Fraksi PDIP Desak Pemprov Hentikan Solusi Tambal Sulam
Pertandingan akan disebar di sejumlah stadion ternama di Jawa Timur, antara lain Surabaya digelar di Stadion Gelora 10 November, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), dan Lapangan THOR. Kemudian di Gresik digelar Stadion Gelora Joko Samudro, dan Bangkalan digelar di Stadion Gelora Bangkalan.
Nonton Gratis dan Live Streaming
Kabar baik bagi para pencinta bola, seluruh rangkaian pertandingan Soekarno Cup 2026 bisa disaksikan secara gratis alias tanpa dipungut biaya masuk stadion.
Laga pembuka yang mempertemukan duel sengit Tim Jawa Timur vs Tim Jawa Barat bakal digulirkan pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya.
Bagi warga yang tak bisa datang langsung ke stadion, seluruh pertandingan juga disiarkan secara langsung melalui live streaming di kanal YouTube resmi Soekarno Cup.
Editor : Arif Ardianto