selalu.id - Seorang balita berusia tiga tahun terkunci di dalam mobil Suzuki Ertiga bernopol S 1054 QC di Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (19/6/2026).
Balita yang terkunci dalam mobil tersebut diketahui berinisial MK. Mengetahui itu, kedua orang tuanya pun langsung panik.
Baca juga: Pabrik Sepatu Terbakar di Mojokerto Belum Padam, Ini Kendala Pemadam di Lokasi
Kejadian bermula saat satu keluarga itu datang untuk silaturahmi ke orang tua atau kakek dan nenek korban.
Bella, ibunda MK, mengatakan saat itu ia dan suami serta anaknya baru saja datang ke rumah orang tuanya.
"Saya turun duluan dari mobil dan masuk ke rumah. Anak saya sama papanya di dalam mobil," katanya.
Saat itulah, ternyata suami Bella tidak mengetahui bahwa anaknya masih tertinggal di dalam mobil. Pikirnya, sudah turun duluan bersama istrinya.
"Pas di dalam rumah, saya tanya ke suami. Mana adek pa. Langsung suami saya lari ke mobil. Katanya ketinggalan di dalam mobil," jelasnya.
Baca juga: Gagal Berangkatkan Jemaah, Kemenhaj Blokir PT Annisa Ahmada Travelindo
Bersama suaminya, Bella langsung mengecek anaknya yang ada di dalam mobil. Saat dibuka pintu mobilnya, ternyata tidak bisa. Anaknya terkunci dari dalam.
"Panik langsung mas. Karena kunci mobilnya ketinggalan di dalam. Terus akhirnya minta bantuan tukang kunci," katanya
Proses evakuasi sendiri berjalan sekitar satu jam. Balita itu kemudian berhasil dikeluarkan dari mobil setelah memanggil tukang kunci dan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto serta relawan.
Baca juga: Gandeng Duta Pancasila, Pemkab Mojokerto Perkuat Edukasi Cukai dan Perang Lawan Rokok Ilegal
"Alhamdulillah, dibantu sama tukang kunci, relawan dan petugas Damkar, anak saya berhasil dikeluarkan dari mobil," ujar Bella.
Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam mobil, korban kemudian mendapatkan bantuan oksigen. Beruntung, MK tidak mengalami luka atau sakit akibat kejadian ini.
"Kondisinya sekarang m alhamdulillah sehat. Maturnuwun bapak-bapak petugas yang membantu evakuasi," tutur Bella.
Editor : Zein Muhammad