Insiden Proyek Maut Margorejo Surabaya, DPRD Jatim Desak Evaluasi Keamanan

Reporter : Dony Maulana
Penampakan proyek gorong-gorong maut di Margorejo Surabaya. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).

selalu.id - Insiden meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraannya tercebur ke lokasi proyek pembangunan gorong-gorong di kawasan Margorejo, Surabaya, menuai keprihatinan mendalam. 

Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur, Lilik Hendarwati mendesak Pemerintah Kota Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan di seluruh proyek infrastruktur yang sedang berjalan.

Baca juga: Bentrok Mencekam di Kalijudan Surabaya: Satu Tewas, 2 Terluka

Lilik tak lupa mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. 

“Semoga almarhuma mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” tuturnya, Rabu (17/6/2026).

Lilik menyatakan kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa pembangunan yang bertujuan memperbaiki fasilitas umum tidak boleh mengorbankan keselamatan nyawa warga. 

"Ini tentu menjadi duka bersama. Tidak ada satu pun yang menginginkan hasil pembangunan justru berujung pada musibah seperti ini,” ujarnya.

Lilik menegaskan pemerintah daerah wajib memastikan setiap proyek dilaksanakan dengan standar keamanan yang ketat. Pengamanan lokasi tidak boleh dianggap sekadar pelengkap, melainkan bagian utama dari pekerjaan. 

Baca juga: Kejari Surabaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi di RSUD dr Soetomo

Hal itu meliputi pemasangan pagar pembatas yang kokoh, rambu peringatan yang jelas dan mudah terlihat, serta penerangan yang cukup terutama pada malam hari, disertai pengawasan rutin selama masa pengerjaan.

“Musibah ini harus menjadi bahan evaluasi serius, bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memperbaiki sistem agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan warga adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar,” tegasnya.

Selain meminta langkah tegas dari pemerintah dan kontraktor, Lilik juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. 

Baca juga: Surabaya Marathon 2026 Siap Digelar, Berhadiah Rp800 Juta hingga Diskon Belanja

Ia mengingatkan pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan, memperhatikan kondisi lintasan, serta mematuhi rambu keselamatan saat melintas di sekitar area konstruksi.

Lilik berharap seluruh pihak terkait segera memeriksa ulang seluruh titik pekerjaan agar tidak ada lagi celah yang berpotensi membahayakan warga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari kecepatan atau kualitas bangunan semata, melainkan juga dari kemampuan menjamin keamanan masyarakat selama proses berlangsung.

“Pembangunan yang sesungguhnya adalah yang membawa manfaat tanpa mengorbankan nyawa warganya,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru