Di Lokasi Padat Pemukiman Surabaya, Warga Masih Keluhkan Kampung Gelap

Reporter : Ade Resty
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo. (Ade/selalu.id)

selalu.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cahyo Siswo Utomo mengungkapkan keluhan warga saat reses di wilayah Ketintang, Rabu (20/5/2026) malam.

Cahyo menyebut keluhan dari warga mulainya minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan pengangkutan sampah, hingga jaringan PDAM yang belum tersalurkan ke rumah warga meski pipa utama sudah terpasang.

Baca juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Bongkar Dugaan Pungutan RT-RW di Sememi

Salah satu keluhan paling banyak disampaikan warga berasal dari kawasan Gayungan yang disebut masih memiliki sejumlah titik gelap di lingkungan kampung. Warga menilai kondisi tersebut rawan memicu tindak kriminalitas, terutama saat malam hari.

“Ada sekitar empat sampai lima titik yang dikeluhkan warga. Tadi saya minta lokasinya dicatat dan nanti akan kami cek langsung,” kata Cahyo usai reses, kepada selalu.id.

Menurutnya, usulan pemasangan PJU sebenarnya sudah beberapa kali diajukan warga melalui dana kelurahan. Namun hingga kini belum ada realisasi dari dinas terkait.

“Kalau memang usulannya sudah pernah masuk ke Dishub, minimal harus ada kepastian kapan dikerjakan. Jangan sampai warga menunggu terus tanpa kejelasan,” ujarnya.

Baca juga: Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

Selain persoalan PJU, warga juga menyampaikan keluhan terkait aturan jam operasional TPS yang dinilai menyulitkan petugas pengangkut sampah lingkungan. Saat ini, pembuangan sampah ke TPS disebut baru diperbolehkan setelah pukul 06.00 WIB.

Cahyo menyebut persoalan tersebut akan menjadi bahan evaluasi karena kebijakan penataan sampah juga memunculkan dampak di lapangan.

“Kita pahami pemerintah kota punya kebijakan terkait penataan persampahan, tapi kondisi di lapangan juga harus diperhatikan,” katanya.

Baca juga: DPRD Surabaya Ingatkan Camat hingga Kepala OPD Tak Main-main dalam Pelayanan

Keluhan lain datang dari warga terkait layanan air bersih PDAM. Meski jaringan pipa besar PDAM disebut sudah masuk ke wilayah Gayungan, sekitar 20 warga di salah satu RW hingga kini belum mendapatkan sambungan air rumah tangga.

“Ini tadi juga disampaikan warga. Pipa besar sudah ada, tapi sambungan ke rumah warga belum masuk. Datanya nanti kami teruskan untuk ditindaklanjuti,” ujar Cahyo.

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru