selalu.id - Polisi mengungkap latar belakang RO, pria 21 tahun, warga Sukorejo, Seradan, Madiun, yang melompat dari lantai 20 Hotel Goldvitel di Jalan Basuki Rahmat pada Minggu (2/5/2026). Alasan ia nekat bunuh diri juga terungkap.
Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya menerangkan bahwa korban sempat mengalami gangguan jiwa pada akhir tahun lalu.
Baca juga: Selain di Margorejo Surabaya, Pos Polisi Cito juga Dilempar Molotov
“Keterangan keluarga korban pada Oktober 2025, korban sempat masuk RS Jiwa Bangli, Bali dan mendapatkan perawatan selama 1 bulan,” terang Vian, Minggu (3/5/2026).
Vian juga mengungkapkan bahwa November 2025, korban dimasukan ke Pondok Pesantren di wilayah Ponorogo. Tetapi pada bulan ketiga, korban kabur dan tidak diketahui keberadaanya.
Baca juga: Pelaku Pelemparan Molotov di Pos Polisi Margorejo Surabaya Itu Kendarai Motor
“Keluarga mendapatkan informasi bahwa korban bekerja di Surabaya, tetapi pihak keluarga tidak mengetahui jelas dimana lokasi bekerja dan tempat tinggalnya, karena pihak keluarga sudah tidak pernah berkomunikasi dengan korban,” papar mantan Kanit Reskrim Polsek Bubutan itu.
Sesuai keterangan keluar korban itulah, maka polisi menyimpulkan bahwa penyebab bunuh diri, diduga kuat korban mengalami gangguan kejiwaan atau depresi.
Baca juga: Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov, Begini Kesaksian Warga
Saat ini korban telah dilakukan Visum dan dalam proses di bawa ke rumah duka,” pungkas Vian.
Editor : Redaksi