selalu.id - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menggelar simulasi pemberangkatan jemaah haji dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya menuju Bandara Internasional Juanda, Senin (20/4/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menyambut kedatangan dan keberangkatan calon jemaah haji kloter pertama yang dijadwalkan berlangsung esok hari, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Kakak Thomas Ungkap Kronologi Pengeroyokan yang Diduga Dipicu Perselisihan Sandal Crocs
Simulasi melibatkan seluruh unsur terkait, mulai dari armada bus transportasi, kepolisian, kantor imigrasi, balai karantina, otoritas bandara, hingga pihak maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines.
Seluruh tahapan diperagakan secara detail, dimulai dari prosedur kedatangan jemaah di asrama, pemeriksaan dokumen perjalanan, hingga proses pengangkutan.
Salah satu fokus pemeriksaan adalah penyaringan barang bawaan menggunakan mesin pemindai X-ray untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dibawa, serta memastikan proses penumpukan jemaah ke dalam bus berjalan aman dan tertib.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Muhammad As'adul Anam menjelaskan bahwa simulasi ini bertujuan untuk mengukur kesiapan personel dan efektivitas koordinasi antarinstansi.
Baca juga: Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi
Melalui latihan ini, potensi kendala di lapangan diharapkan dapat diidentifikasi dan diantisipasi lebih awal.
Menurut perhitungan tim, durasi waktu yang dibutuhkan untuk memberangkatkan satu kelompok terbang atau kloter diperkirakan mencapai satu jam setengah.
"Demi efisiensi waktu, seluruh pemeriksaan dokumen dan barang bawaan dilakukan secara menyeluruh saat jemaah masih berada di lingkungan asrama haji. Nantinya, saat tiba di Bandara Juanda, proses pemeriksaan ulang hanya dilakukan oleh petugas imigrasi Arab Saudi melalui jalur khusus atau layanan fast track," jelas Anam.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat
Pihaknya mengimbau seluruh calon jemaah untuk mematuhi aturan barang bawaan. Barang-barang yang dilarang antara lain senjata tajam serta obat-obatan terlarang atau yang tidak memiliki izin edar resmi, demi kelancaran proses pemeriksaan dan keamanan penerbangan.
Secara keseluruhan, PPIH Embarkasi Surabaya memastikan kesiapan fasilitas asrama hingga sumber daya manusia sudah mencapai 100 persen.
Melalui embarkasi ini, total terdapat 116 kloter yang terdiri dari 43.623 calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci. Jemaah tersebut berasal dari wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Editor : Zein Muhammad