Maling Berjaket Ojek Online Terekam CCTV Curi Motor di Petemon Kali Surabaya

Reporter : Moris Mangke
Pelaku terekam kamera CCTV saat mencuri motor di Petemon Kali Surabaya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Petemon Kali, Surabaya. Pelaku terekam kamera CCTV.

Pencurian motor Honda BeAt itu terjadi pada Minggu (12/4/2026), dan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

Informasi yang dihimpun, korbannya adalah Rasendriya Niscita Setiawan, perempuan berusia 22 tahun. Ia baru menyadari motornya hilang saat hendak digunakan pada pagi hari.

Korban menduga pelaku merupakan orang sekitar yang dikenal di lingkungan tempat tinggalnya.

Dugaan tersebut muncul setelah korban melihat rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Baru mengetahui motor hilang itu jam 10 pagi. Jadi waktu mau aku pakai itu sudah gak ada motorku. Pas aku lihat CCTV, pelaku ini beraksi jam 3 an dinihari,” ungkap Sendry, Selasa (14/4/2026).

Dalam rekaman CCTV, kondisi kampung saat kejadian terlihat sepi. Pelaku tampak mengenakan jaket ojek online, helm, dan celana panjang.

Pelaku terlihat santai saat mendekati motor Honda Beat putih merah milik korban. Ia tidak merusak rumah kontak kendaraan tersebut menggunakan kunci T.

Baca juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Setelah berhasil menguasai motor, pelaku sempat menaikinya untuk memutar arah.

Selanjutnya, kendaraan itu didorong secara perlahan dalam kondisi mesin tidak menyala. Aksi tersebut berlangsung tanpa menimbulkan kecurigaan warga sekitar. Situasi lingkungan yang sepi diduga mempermudah pelaku menjalankan aksinya.

Atas kejadian ini, korban langsung melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek Sawahan.

Laporan tersebut telah didaftarkan dengan nomor LP/B/136/IV/SPKT/Polsek Sawahan/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.

Baca juga: Viral di Mojokerto, Ibu Ajak Dua Anak dan Adiknya Curi Tas Hingga Buku di Toko

"Saya sudah lapor ke Polsek Sawahan. Langsung laporan pada Minggu siang itu. Kalau kerugian sekitar Rp12 juta,” kata Sendry.

Terpisah, Kapolsek Sawahan Kompol Muljono membenarkan laporan yang dibuat korban. Ia menyebut kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan.

“Korban sudah membuat laporan. Saat ini masih dalam penyelidikan. Mudah-mudahan bisa secepatnya kami ungkap," katanya.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru