selalu.id - Seorang pengendara motor (pemotor) wanita di Surabaya tewas setelah tertimpa tembok saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Pahlawan, Jumat (6/3/2026) sore.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang. Korban diketahui bernama Laeli Wijayanti (47), warga Balas Klumprik, Wiyung.
Baca juga: Garage Day Surabaya 2026: Momen Berbagi dan Peduli pada Keluarga Prasejahtera
Ketua RW 13 Kelurahan Kebraon, Setiagil mengatakan, peristiwa bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda.
Saat cuaca ekstrem itu, korban tengah melintas dengan mengendarai sepeda motor dari arah barat masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.
“Saat korban melintas itu, kondisi lahi hujan deras dan angin. Kemudian tembok di lantai 4 bangunan tiba-tiba jatuh lalu menimpa korban,” kata Setiagil kepada wartawan.
Setelah tertimpa tembok, korban langsung tersungkur ke jalan. Warga setempat yang mengetahui langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke pinggir atau tempat aman.
"Pas diberikan pertolongan awal itu, korban tidak gerak sama sekali. Kemudian dibawa petugas ke rumah sakit," jelasnya.
Baca juga: Proyek Normalisasi Sungai Kalianak Surabaya Tersendat, Warga Tak Sepakat Lebar Sungai
Sementara Budi, sekuriti perumahan setempat, yang merupakan salah satu saksi, menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya berada di pos keamanan tak jauh dari lokasi.
Awalnya, ia melihat korban mengendarai motor berbelok masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.
“Saya dengar suara brakk. Saya kira pohon roboh, ternyata tembok. Lalu saya lihat korban jatuh. Korban tidak pakai helm,” ungkapnya kepada wartawan.
Budi mengatakan bahwa tembok yang roboh merupakan tembok ruko yang sudah lama kosong. Tembok tersebut berada di lantai empat.
Baca juga: Pasar Murah Ramadan Digelar di 15 Kelurahan Surabaya, Berikut Lokasinya
"Rukonya kosong milik pengembang. Dulu katanya mau dibuat pasar, tapi kemudian mangkrak. Rukonya kosong 20 tahunan lebih,” jelasnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, AKP Kusmianto membenarkan kejadian tersebut.
“Betul. Korban tadi dievakuasi ke rumah sakit. Tapi pada saat dilakukan perawatan, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh dokter,” katanya.
Editor : Zein Muhammad