PDIP Mulai Urus Legalisir Suara Dapil 3 ke KPU untuk PAW Ketua DPRD Surabaya

Reporter : Ade Resty
Ilustrasi. (Dok. AI/Istimewa).

selalu.id - DPC PDI Perjuangan Surabaya mulai mengurus legalisir perolehan suara Pemilu 2024 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya 3, sebagai bagian dari proses Pergantian Antar Waktu (PAW) kursi DPRD pasca wafatnya Adi Sutarwijono.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Surabaya, Soeprayitno menyampaikan bahwa pihaknya menunggu surat resmi dari pimpinan DPRD sebelum memproses PAW tersebut.

Baca juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

“KPU hanya menindaklanjuti. Mekanismenya, pimpinan DPRD bersurat ke KPU dan melampirkan surat dari DPC PDIP yang mengajukan pergantian,” jelasnya, Kamis (19/2/2026).

Nano sapaan akrab Soeprayitno mengatakan, KPU memiliki waktu maksimal lima hari kerja untuk melakukan verifikasi setelah menerima surat resmi dari pimpinan DPRD.

Verifikasi itu, bertujuan memastikan calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya di dapil yang sama.

Baca juga: PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

“Setelah surat masuk, maksimal lima hari kami jawab siapa caleg dengan suara terbanyak berikutnya di dapil tersebut,” paparnya.

Nano mengungkapkan, hingga kemarin, KPU Surabaya belum menerima surat permohonan PAW dari pimpinan DPRD. Namun, perwakilan DPC PDIP Surabaya telah datang untuk meminta legalisir dokumen perolehan suara Dapil Surabaya 3.

“Hari ini ada utusan DPC PDIP yang meminta legalisir perolehan suara Dapil 3. Sudah kami proses,” ungkapnya.

Baca juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

Nano menegaskan, penentuan sosok yang akan menggantikan almarhum Adi Sutarwijono sebagai anggota legislatif maupun Ketua DPRD merupakan kewenangan internal partai politik. KPU tidak memiliki kewenangan mencampuri keputusan tersebut.

Adi Sutarwijono atau Cak Awi meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit di Jakarta pada Selasa (10/2/2026) pukul 20.36 WIB. Kekosongan kursi tersebut kini memasuki tahapan administratif PAW di DPRD Surabaya.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru