PDS Gelar Pelatihan Pemasaran dan Keuangan untuk UMKM Pesisir Kenjeran  

Reporter : Dony Maulana

selalu.id - PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) menyelenggarakan Pelatihan Strategi Pemasaran Produk dan Pencatatan Arus Keuangan bagi enam pelaku UMKM pesisir terpilih di Kenjeran, Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Avicenna Berkah Bulak ini merupakan bagian dari upaya PDS untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah ekonomi yang dinamis.

 

Baca juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Pelatihan dilakukan dalam kolaborasi dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur. Materi pemasaran disampaikan oleh Danu Budi Mulyono, Superintenden Pemasaran PDS, sedangkan materi keuangan dibawakan oleh Dhita Triestyandari, Staff Operasional PDS. 

 

Kedua materi dirancang aplikatif agar dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha sehari-hari. Selain peningkatan pengetahuan, PDS juga memberikan pendampingan lanjutan berupa fasilitasi sertifikasi halal dan PIRT guna meningkatkan kualitas produk dan memperluas akses pasar. 

 

Selama kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi melalui diskusi dua arah dengan narasumber untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi praktis. 

 

Baca juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

Sekretaris Perusahaan PDS, Parbianto, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud komitmen PDS dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal. "Penguatan UMKM pesisir harus dibangun melalui peningkatan kapasitas dan pendampingan berkelanjutan, bukan hanya bantuan sesaat," ujarnya kepada selalu.id, Kamis (18/12/2025) malam.

 

Pria yang akrab disapa Anto ini juga menambahkan, ia berharap agar para pelaku UMKM dapat mengelola usahanya lebih profesional dan memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.

 

Baca juga: Naik 3 Persen, Pelindo Regional 3 Layani 373 Ribu Penumpang Nataru 2025/2026

PDS menegaskan bahwa program pendampingan ini akan terus dikembangkan untuk menciptakan ekosistem usaha yang inklusif. "Dengan sinergi perusahaan, mitra, dan masyarakat, diharapkan UMKM pesisir dapat tumbuh menjadi usaha yang mandiri, tangguh, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah," tutupnya.

 

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru