Debu Semeru Tutupi Jembatan Besuk Kobokan, Polri Kerahkan Water Cannon untuk Pembersihan

Reporter : Dony Maulana

 selalu.id - Aktivitas tinggi Gunung Semeru menyebabkan guguran debu menyelimuti Jembatan Besuk Kobokan yang menjadi penghubung Kabupaten Lumajang dan Malang serta rute evakuasi warga terdampak erupsi. Lapisan debu yang menebal membuat arus kendaraan melambat dan menyulitkan pengendara.

 

Baca juga: Bentrok Demonstran-Polisi, Water Cannon Dikerahkan di Depan Gedung DPRD Jatim

Sejak Senin 24 November, puluhan personel Polres Lumajang disiagakan di beberapa titik jembatan tersebut. Wakapolres Lumajang Kompol A. Risky Fardian menjelaskan bahwa guguran debu masih terjadi hingga saat ini.

 

“Jadi, setiap hari kita melakukan pembersihan jembatan. Dalam sehari dilakukan pembersihan jembatan sebanyak tiga kali,” terangnya, Selasa 25 November 2025.

 

Pembersihan dilakukan untuk mencegah pengendara terkena debu vulkanik. Polisi juga menerapkan buka tutup jalan bagi pengendara yang tidak memiliki keperluan mendesak.

 

Baca juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Enam Letusan dalam Sehari

“Oleh karena itu, kami menerapkan aturan buka tutup jalan. Pengendara tanpa tujuan penting akan diarahkan untuk memutar balik kendaraan,” paparnya.

 

Untuk memperlancar arus lalu lintas, Polri menurunkan mobil Air Water Cannon AWC guna membersihkan permukaan jembatan. Ketebalan debu mencapai lebih dari satu sentimeter sehingga pembersihan dilakukan pagi, siang dan sore.

 

“Kami lakukan pembersihan pagi, siang dan sore,” tandasnya.

 

Selain pembersihan, personel membagikan masker gratis dan memberikan imbauan kewaspadaan kepada pengendara yang melintas di wilayah terdampak abu vulkanik.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru