Senin, 20 Jul 2026 10:51 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Enam Letusan dalam Sehari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Jun 2023 17:55 WIB
Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

Selalu.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan tanda-tanda kegawatan, pasalnya hari ini erupsi terjadi sebanyak hingga enam kali, Jumat (23/6/2023). Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut erupsi itu mengeluarkan awan panas mengarah ke Besuk Kobokan.

Supervisor Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Lumajang Kustari Sumardi mengatakan bahwa erupsi beramplitudo 14-22 mm dan berdurasi selama 48-100 detik.

Baca Juga: Indahnya Air Terjun Kabut Pelangi Lumajang: Cuma Rp5 Ribu, Bisa Hilangin Penat

"Teramati 6 kali letusan dengan tinggi 300-600 m dan warna asap putih dan kelabu," kata Kustari, melalui laporannya, kepada selalu.id.

Dalam pengamatan laporan sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga siang 12.00 WIB, Kustari menyampaikan bahwa erupsi Gunung Semeru terlihat jelas dengan kabut 0-II.

"Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-300 m di atas puncak kawah," jelasnya.

Baca Juga: 395 Warga Beserta Harta Benda yang Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru Dievakuasi

Dari letusan erupsi itu, Gunung Semeru dinyatakan berada di level tiga atau siaga. Meski begitu, Kustari menegaskan pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas apapun di sektor Tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

" Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tegasnya.

Baca Juga: Gunung Semeru 5 Kali Erupsi Beruntun, Kolom Abu Tergantung Hingga 1000 Meter

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

"Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,"tutupnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.