Jumat, 05 Jun 2026 08:57 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Enam Letusan dalam Sehari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Jun 2023 17:55 WIB
Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

Selalu.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan tanda-tanda kegawatan, pasalnya hari ini erupsi terjadi sebanyak hingga enam kali, Jumat (23/6/2023). Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut erupsi itu mengeluarkan awan panas mengarah ke Besuk Kobokan.

Supervisor Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Lumajang Kustari Sumardi mengatakan bahwa erupsi beramplitudo 14-22 mm dan berdurasi selama 48-100 detik.

Baca Juga: Indahnya Air Terjun Kabut Pelangi Lumajang: Cuma Rp5 Ribu, Bisa Hilangin Penat

"Teramati 6 kali letusan dengan tinggi 300-600 m dan warna asap putih dan kelabu," kata Kustari, melalui laporannya, kepada selalu.id.

Dalam pengamatan laporan sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga siang 12.00 WIB, Kustari menyampaikan bahwa erupsi Gunung Semeru terlihat jelas dengan kabut 0-II.

"Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-300 m di atas puncak kawah," jelasnya.

Baca Juga: 395 Warga Beserta Harta Benda yang Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru Dievakuasi

Dari letusan erupsi itu, Gunung Semeru dinyatakan berada di level tiga atau siaga. Meski begitu, Kustari menegaskan pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas apapun di sektor Tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

" Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tegasnya.

Baca Juga: Gunung Semeru 5 Kali Erupsi Beruntun, Kolom Abu Tergantung Hingga 1000 Meter

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

"Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,"tutupnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.