Senin, 02 Feb 2026 14:40 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Enam Letusan dalam Sehari

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Jun 2023 17:55 WIB
Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

Selalu.id - Gunung Semeru kembali menunjukkan tanda-tanda kegawatan, pasalnya hari ini erupsi terjadi sebanyak hingga enam kali, Jumat (23/6/2023). Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut erupsi itu mengeluarkan awan panas mengarah ke Besuk Kobokan.

Supervisor Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Lumajang Kustari Sumardi mengatakan bahwa erupsi beramplitudo 14-22 mm dan berdurasi selama 48-100 detik.

Baca Juga: 395 Warga Beserta Harta Benda yang Terdampak Banjir Lahar Dingin Semeru Dievakuasi

"Teramati 6 kali letusan dengan tinggi 300-600 m dan warna asap putih dan kelabu," kata Kustari, melalui laporannya, kepada selalu.id.

Dalam pengamatan laporan sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga siang 12.00 WIB, Kustari menyampaikan bahwa erupsi Gunung Semeru terlihat jelas dengan kabut 0-II.

"Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-300 m di atas puncak kawah," jelasnya.

Baca Juga: Gunung Semeru 5 Kali Erupsi Beruntun, Kolom Abu Tergantung Hingga 1000 Meter

Dari letusan erupsi itu, Gunung Semeru dinyatakan berada di level tiga atau siaga. Meski begitu, Kustari menegaskan pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktifitas apapun di sektor Tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

" Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," tegasnya.

Baca Juga: Debu Semeru Tutupi Jembatan Besuk Kobokan, Polri Kerahkan Water Cannon untuk Pembersihan

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

"Mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,"tutupnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.