14 Tumpukan Limbah B3 Aluminium Ditemukan di Mojokerto

Reporter : Achmad Supriyadi

selalu.id – Warga Desa Bangun, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan 14 tumpukan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) jenis abu aluminium, Jumat (7/11/2025).

 

Baca juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Tumpukan limbah itu dimasukkan ke dalam puluhan hingga ratusan sak dan mengeluarkan bau menyengat. Warga yang mencium bau tersebut segera melapor ke perangkat desa, kemudian diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto.

 

Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, membenarkan temuan tersebut. Menurutnya, lokasi pembuangan berada di area kebun terbuka.

 

“Ditemukan kemarin di tempat terbuka. Kami sudah mendatangi lokasi dan menutup abu aluminium tersebut dengan terpal serta diberi garis PPLH agar efeknya tidak menyebar,” kata Rachmat, Sabtu (8/11/2025).

 

Baca juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat desa, Polres Mojokerto, dan DLH Provinsi Jawa Timur untuk langkah penanganan lebih lanjut.

 

“Kami meminta perangkat desa mengimbau agar warga tidak mendekat ke lokasi tumpukan tersebut. Kami juga sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan kepolisian serta DLH Provinsi Jatim untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.

 

Baca juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Rachmat menjelaskan, limbah B3 itu diduga berasal dari Kabupaten Jombang dan dibuang ke wilayah Mojokerto.

 

“Kami menghubungi DLH Kabupaten Jombang dan diduga limbah tersebut dari Jombang. Selain di Mojokerto, juga ada temuan serupa di Nganjuk dan Blitar dengan jenis yang sama, abu aluminium. Senin lusa kami akan mendatangi lokasi bersama DLH Provinsi dan kepolisian,” pungkasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru