Ini Penyebab PPKM di Surabaya Naik ke Level 3

Reporter : Ade Resty
Pelayanan isoter di Surabaya

selalu.id - Pasien positif Covid-19 yang masuk ke rumah sakit disebut sebagai penyebab naiknya PPKM di Surabaya menjadi level 3. Data pasien akan terupdate secara otomatis.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa rumah sakit tidak boleh menolak pasien. Padahal instruksi Presiden Joko Widodo, pasien gejala ringan tidak boleh ke rumah sakit, hanya di rumah atau isoter.

Baca juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Kalau dirawat di rumah sakit banyak, kemarin kita cek, jumlah di RS itu 600 lebih. Kemarin 300-400an, dari 600 itu, 375 itu gejala ringan,"kata Eri, Selasa (14/2/2022).

Eri menyampaikan, pihaknya akan berkoordiansi dengan rumah sakit yang ada di Surabaya agar pasien dengan gejala ringan tidak dibawa ke RS, tapi diarahkan menuju isoter yang berada di bawah naungan rumah sakit.

Baca juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Sudah saya sarankan begitu. Karena ini pengaruhnya ke level," jelas Eri

Pemerintah Kota Surabaya berupaya untuk memindah pasien tersebut dari rumah sakit umum menuju ke tempat isoter yang disediakan.

Baca juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Ini pengaruh besar di konfirmasi positif dan dirawat di RS," imbuhnya.

"Gak usah gupuh (buru-buru) isolasi mandiri saja kata presiden. Jadi warga ada yg isoman ada ada juga isoter. Isoman ini dikuatkan dengan kampung tangguh," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru