Evakuasi Selesai, 17 Jenazah Ponpes Ambruk di Sidoarjo Diserahkan ke Keluarga

Reporter : Achmad Supriyadi

selalu.id – Sebanyak 17 jenazah korban ambruknya musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.

 

Baca juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka

Proses evakuasi dan pembongkaran reruntuhan musala telah rampung. Petugas juga menyelesaikan pembersihan lokasi kejadian.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, seluruh proses pencarian dan evakuasi telah dinyatakan selesai oleh tim gabungan.

 

Baca juga: Hari Santri 2025, Said Abdullah: Santri Penjaga Islam Moderat dan Perdamaian Dunia

“Maka tugas SAR besarnya ini kan pada search and rescue sehingga tugasnya selesai. Fokus kita ada di tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Tim DVI bekerja dalam pencocokan dan rekonsiliasi antara antemortem dan postmortem, itu sudah berjalan,” kata Khofifah, Selasa (7/10/2025).

 

Khofifah menjelaskan, sebanyak 17 jenazah korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar

 

“Hari pertama ada 3 ditemukan, hari kedua ada 2, hari ketiga kemarin ada 7. Jadi mereka bekerja keras luar biasa, sudah 12 yang diserahterimakan melalui tim DVI dari Rumah Sakit Bhayangkara. Sebelumnya 3 di Notopuro, 2 di Rumah Sakit Siti Hajar, 5 sudah diserahkan sebelumnya. Jadi total ada 17 yang sudah diserahkan,” pungkasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru