selalu.id - Hingga Rabu (1/10/2025), personel Polda Jawa Timur dan Polresta Sidoarjo dari berbagai kesatuan masih disiagakan di lokasi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.
Baca juga: Angin Kencang di Surabaya, Pohon Tumbang Timpa Ojol dan Penumpang
Puluhan personel diterjunkan untuk membantu evakuasi korban yang terjebak reruntuhan, menjaga pengamanan area ponpes, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk mendirikan dapur lapangan di lokasi.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kepolisian bersama tim gabungan tetap fokus pada evakuasi dan penyelamatan. "Personel kepolisian bersama tim gabungan terus fokus pada proses evakuasi dan penyelamatan korban dan faktor keamanan," kata Kombes Pol Abast.
Baca juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka
Ia menambahkan, Polda Jatim juga telah mendirikan posko di lokasi ponpes. "Ada tim DVI, Dokkes, Sat Brimob Polda Jatim yang juga menyediakan kendaraan dapur lapangan untuk menyiapkan konsumsi bagi relawan dan masyarakat," ujarnya.
Selain itu, anggota Satuan Samapta dan Satuan Lalu Lintas Polresta Sidoarjo dilibatkan untuk memperlancar penanganan di lokasi. Hingga berita ini ditulis, tiga santri yang meninggal dunia telah berhasil dievakuasi.
Baca juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar
Editor : Ading