selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan Pemkot Surabaya memberikan penanganan kesehatan maksimal bagi santri asal Surabaya yang menjadi korban insiden ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Korban telah dirujuk ke RSUD dr. Soewandhie Surabaya dan mendapat perawatan intensif.
Baca juga: Atap Asrama Ponpes di Situbondo Ambruk, Satu Santri Tewas dan Belasan Luka
“Ada santri dari Surabaya yang jadi korban. Saat ini sudah dirawat di Rumah Sakit Soewandhie. Kita pastikan penanganannya maksimal,” kata Eri, Selasa (30/9/2025).
Eri menambahkan akan segera menjenguk korban. “Saya akan ke sana untuk memberikan dukungan moral,” ujarnya.
Baca juga: Usai Tragedi Tewaskan 63 Santri, Ponpes Al-Khoziny Kembali Aktifkan Kegiatan Belajar
Sebelumnya, Pemkot Surabaya merespons cepat permintaan bantuan dari Pemkab Sidoarjo. Surabaya mengirim tim penyelamat lengkap, termasuk satu unit Heavy Duty Rescue (HRD) bersama personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) serta BPBD Surabaya.
“Sidoarjo meminta bantuan karena ada kejadian bangunan runtuh. Dan ternyata, satu-satunya yang punya mobil rescue adalah Kota Surabaya. Jadi langsung kita kirimkan tim,” jelas Eri.
Baca juga: Polda Jatim Tutup Operasi DVI, 63 Korban Ponpes Ambruk di Sidoarjo Teridentifikasi
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas Surabaya bagi daerah sekitar. “Alhamdulillah, Surabaya bisa ikut membantu daerah-daerah lain. Semoga membawa berkah,” pungkasnya.
Editor : Ading