selalu.id – DPRD Kota Surabaya meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang berisiko menimbulkan banjir hingga pohon tumbang.
Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menekankan pentingnya koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) agar peringatan dini dapat segera diteruskan ke masyarakat.
“Ketika ada potensi cuaca ekstrem, baik panas tinggi maupun hujan berkepanjangan, BPBD perlu segera memberikan peringatan kepada warga. Seperti di Bali kemarin, hujan turun hingga 12 jam dan mengakibatkan sejumlah wilayah terdampak. Hal seperti itu bisa saja terjadi di Surabaya,” ujar Cahyo, Selasa (16/9/2025).
Ia menambahkan, mitigasi di titik rawan banjir harus diperkuat agar dampak tidak meluas. Warga yang tinggal di kawasan rawan juga diminta meningkatkan kewaspadaan.
Baca juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar
Selain banjir, Cahyo menyoroti ancaman pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang. Ia mengapresiasi langkah DLH yang melakukan perantingan di sejumlah titik, namun menilai peran masyarakat tetap penting.
Baca juga: Angin Kencang di Mojokerto Rusak 4 Rumah dan Tumbangkan Pohon Bikin Macet
“Kalau ada pohon di sekitar tempat tinggal atau aktivitas warga yang dianggap membahayakan, bisa segera dilaporkan ke DLH. Jika belum ada respon, masyarakat bisa menyampaikan kepada kami di DPRD agar segera kami teruskan,” jelasnya.
Cahyo berharap kesiapsiagaan lintas sektor dapat mencegah insiden tak terduga akibat cuaca ekstrem sekaligus menjaga keselamatan warga Surabaya.
Editor : Ading