Pemkot Surabaya Relokasi 7 Pedagang Korban Pembakaran Polsek Tegalsari

Reporter : Ade Resty

selalu.id –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bantuan berupa modal usaha dan tempat berjualan sementara di Sentra Wisata Kuliner (SWK) untuk Tujuh pedagang kecil yang lapaknya habis dilalap api saat aksi massa di Polsek Tegalsari.

 

Baca juga: Fasum Surabaya Rusak Pasca Demo, DPRD Dorong Perbaikan Hemat Anggaran

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, para pedagang ini tak hanya kehilangan warungnya, tapi juga barang dagangan yang dijarah massa. Ia menyayangkan peristiwa tersebut menimpa warga yang sedang berjuang mencari nafkah.

 

“Ini warga Surabaya yang sedang menyambung hidup, ternyata warungnya dibakar, barangnya diambil semua. Padahal mereka berjuang untuk keluarganya,” ujar Eri usai (5/9/2025).

 

Cak Eri memastikan, lapak pengganti akan ditempatkan di SWK sekitar Tegalsari agar dekat dengan domisili mereka. Ada pula bantuan rombong bagi yang membutuhkan. 

 

“Yang penting mereka bisa melanjutkan perjuangan, menggerakkan ekonomi, dan kembali berjualan,” tegasnya.

 

Baca juga: Polda Jatim Tahan 33 Tersangka Kerusuhan Surabaya, Termasuk Pembakar Gedung Grahadi

Endah Wahyu Ningsih (65), salah satu pedagang terdampak, masih terpukul. Warung miliknya ludes tanpa sisa. “Tahu-tahu paginya sudah hangus, malam saya di rumah tidur. Semua peralatan dagang hilang,” kisahnya.

 

Nasib serupa dialami Yuniati (54), pedagang warkop penyetan. Malam itu, ia masih melayani pembeli sebelum diminta tutup karena kondisi tak terkendali. “Nggak ngerti kalau sampai dibakar, padahal baru kulak barang dagangan,” ungkapnya.

 

Sementara Anto (41), pedagang Nasi Padang, merugi sekitar Rp50 juta. Laptop, handphone, hingga uang tunai ikut dijarah. “Kelihatan ada yang bawa keluar,” ucapnya dengan wajah lesu.

Baca juga: Karangan Bunga Penuhi Mapolsek Tegalsari Usai Demo Ricuh

 

Belajar dari peristiwa ini, Eri mengajak seluruh warga menjaga kondusivitas kota. Ia juga memberikan semangat agar warga tak takut beraktivitas kembali.

 

“Arek Suroboyo harus bangun lagi. Yang jualan ayo jualan, yang cangkruk ya cangkruk lagi, yang kerja ya kerja lagi. Surabaya ini harus tetap guyub rukun,” tutupnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru