selalu.id – Profesi kurator keris di Indonesia kini resmi tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pengakuan ini dibuka dalam acara Harmoni Pemajuan Kebudayaan yang digelar di Bali, Selasa (2/9/2025), dan dihadiri Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Baca juga: Cak Yebe Apresiasi Brojo Wahni, Keris Nusantara Didorong Mendunia
Salah satu penerima sertifikasi, KRA Rivo Cahyono Setyonegoro, menilai langkah ini sebagai pengakuan strategis atas profesi kurator keris. Sebelumnya, Rivo juga tersertifikasi sebagai edukator keris.
“Profesi kurator keris kini memiliki legitimasi negara. Perannya vital, mulai dari menentukan usia, menilai keaslian, hingga mengungkap nilai historis pusaka. Sertifikasi ini menjadikan profesi kurator tidak lagi dianggap sekadar hobi,” kata Rivo.
Baca juga: Keris Aeng Tongtong Sumenep Jadi Souvenir KTT G20, Gubernur Khofifah : Bangga
Direktur LSP Perkerisan, Agung Guntoro Wisnu, menjelaskan sertifikasi kompetensi ini berlaku internasional. Pemerintah juga merencanakan pendirian balai lelang serta pengiriman kurator tersertifikasi ke Eropa dan Amerika.
“Sertifikat ini bukan sekadar formalitas, tapi juga tanggung jawab untuk menjaga tradisi perkerisan,” ujarnya.
Baca juga: Bupati Sumenep Bicara Pentingnya Menjaga Tradisi dan Budaya
Rivo menambahkan, sertifikasi diharapkan membuka jalan lahirnya kurator baru di berbagai daerah sesuai kearifan lokal masing-masing. Ia juga berkomitmen terus mengedukasi generasi muda lewat kanal Ethnic Indonesia.
“Ke depan, kurator dan edukator keris dari Indonesia bukan hanya diakui secara nasional, tapi juga di panggung internasional,” tutupnya.
Editor : Ading