Senin, 02 Feb 2026 08:33 WIB

Keris Aeng Tongtong Sumenep Jadi Souvenir KTT G20, Gubernur Khofifah : Bangga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Nov 2022 17:14 WIB
keris asal Desa Wisata Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep
keris asal Desa Wisata Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku bangga keris asal Desa Wisata Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep dijadikan souvenir resmi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Menurut Khofifah, dijadikannya keris asal Desa Wisata Aeng Tongtong menjadi motivasi sendiri bagi desa tersebut untuk terus melestarikan keris yang notabene merupakan budaya bangsa yang memiliki nilai-nilai dan filosofi yang tinggi. Bahkan keris Indonesia sudah dikukuhkan sebagai warisan budaya dunia non-bendawi manusia oleh UNESCO di tahun 2005.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

"Orang Jawa Timur harus berbangga karena kerajinan asal Bumi Majapahit ini menjadi souvenir para delegasi negara-negara KTT G20. Semoga keris dari desa ini dapat merambah pasar ekspor dan semakin mendunia," ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Rabu (16/11/2022).

Khofifah meyakini, usai perhelatan KTT G20, nama Desa Wisata Aeng Tongtong, Kabupaten Sumenep juga akan semakin terangkat. Apalagi, tahun 2014 lalu, desa ini juga dinobatkan oleh UNESCO sebagai satu-satunya desa wisata dengan empu keris terbanyak di dunia.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Desa ini, tambah Khofifah, juga berhasil menyabet dua gelar luar biasa. Pertama, Desa Aeng Tongtong memecahkan Rekor MURI sebagai Desa Dengan Empu Keris Terbanyak di dunia. Dan kedua, Desa Aeng Tong Tong juga dinobatkan sebagai Juara I ADWI 2022 Kategori Daya Tarik Pengunjung.

"Semoga jumlah wisatawan yang datang ke desa ini pun semakin bertambah, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara sehingga membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar," imbuhnya.

Baca Juga: 6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Khofifah menyebut, tidak mengherankan keris buatan Desa Aeng Tongtong dipilih sebagai salah satu souvenir resmi KTT G20. Menurutnya, karya seni dari Desa Aeng Tongtong ini sangat istimewa karena hasilnya halus, sangat detail, dan indah baik keris maupun warangka atau sarungnya. Selain itu, tahapan proses yang terbilang sangat rumit menjadikan waktu pengerjaan sebilah keris pun cukup lama.

Lebih lanjut, Khofifah menerangkan bahwa aktivitas masyarakat Desa Aeng Tongtong membuat keris merupakan warisan turun temurun dari para leluhur yang dulunya merupakan seorang Empu, pembuat keris. Hingga kini, tambah dia, aktivitas membuat keris di Desa Aeng Tongtong masih terus dilestarikan, bahkan telah menjadi mata pencaharian sebagian besar masyarakat desa wisata tersebut. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.