Beras Oplosan Merek SPG di Sidoarjo Terbongkar, 12,5 Ton Disita

Reporter : Dony Maulana
Foto: Beras oplosan sitaan

selalu.id – Tim Satgas Pangan Polresta Sidoarjo bersama Ditreskrimsus Polda Jatim mengungkap produksi beras premium ilegal bermerek SPG dan menyita 12,5 ton beras oplosan dari tempat produksi di Kecamatan Krembung.

 

Baca juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Langkah ini bermula dari sidak di Pasar Larangan, Sidoarjo, pada 25 Juli 2025. Tim mencurigai kualitas beras bermerek SPG yang diklaim premium. Hasil pengecekan di Bulog Surabaya menunjukkan bahwa beras tersebut tidak sesuai standar mutu premium.

 

Pada 29 Juli 2025, tim Satreskrim Polresta Sidoarjo menyambangi lokasi produksi CV Sumber Pangan Grup (SPG) milik MLH di Desa Keper, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.

 

"Di lokasi tersebut, anggota menemukan fakta mencengangkan. Pemilik usaha tidak mampu menunjukkan hasil uji laboratorium atas beras premium yang diproduksi," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, Senin (4/8/2025).

 

Baca juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

Ia menyebut pemilik CV SPG tidak memiliki kompetensi dalam produksi beras premium. Mesin produksi tak pernah diuji kelayakan. Logo halal dan SNI dicantumkan secara menyesatkan tanpa bukti sertifikat resmi.

 

Uji laboratorium menyimpulkan produk tak memenuhi standar SNI Beras Premium No. 6128:2020 sebagaimana diatur dalam Permentan No. 31 Tahun 2017 serta Peraturan Badan Pangan Nasional No. 2 Tahun 2023.

 

Baca juga: Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri

“Beras adalah kebutuhan pokok masyarakat. Jangan sampai ada permainan soal mutu beras,” ujarnya.

 

Kasus ini akan ditangani dengan melibatkan ahli dari BSN, Disperindag Jatim, dan laboratorium uji mutu pangan. MLH dijerat Pasal 62 Jo. Pasal 8 ayat (1) huruf a, d, e, dan h UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman lima tahun penjara.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru