Selalu.id - Warga sekaligus tokoh masyarakat Dupak Bangunrejo, Sugianto menyuarakan keprihatinan atas buruknya pelayanan Puskesmas Dupak.
Hal ini buntut meninggalnya istri Joko Widodo yang dianggap bukan kejadian pertama. Ia bahkan mengaku pernah mengalami hal serupa saat membantu tetangganya yang kritis tahun lalu.
Baca juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
“Saya sendiri pernah alami. Tetangga saya kritis, saya bawa ke Puskesmas, tapi tak ada respons. Petugas baru datang setelah orangnya meninggal. Saya sampai maki-maki petugas karena kesal,” ungkapnya, Minggu (29/6/2025).
Tak hanya itu, Sugianto juga menyoroti perlakuan diskriminatif terhadap pasien yang bukan terdaftar di Puskesmas Dupak. Salah satu warga bahkan ditolak hanya karena fasilitas kesehatannya tercatat di tempat lain, meskipun layanan yang dibutuhkan tersedia di Puskesmas tersebut.
Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
“Katanya nggak bisa disuntik karena faskes-nya bukan di sini. Padahal obat dan fasilitasnya ada,” ucapnya.
Menurut Sugianto, berbagai kejadian ini mencerminkan adanya persoalan sistemik dan ketidakpekaan dalam pelayanan.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Ia mendesak instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh dan menjatuhkan sanksi kepada petugas, termasuk mencopot Kepala Puskesmas jika perlu.
“Sudah terlalu banyak keluhan. Warga butuh tindakan nyata, bukan sekadar permintaan maaf,” pungkasnya.
Editor : Yasin