selalu.id – Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim meningkatkan patroli dan koordinasi dengan BMKG Maritim Tanjung Perak untuk mengantisipasi potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 11–15 Juni 2025.
Baca juga: Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam
Berdasarkan peringatan dini BMKG, fenomena pasang air laut maksimum akibat fase bulan purnama diprediksi memicu genangan di wilayah pesisir Surabaya, terutama antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Menindaklanjuti hal tersebut, Unit Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Pelabuhan Tanjungperak melaksanakan patroli intensif di sepanjang pesisir dan melakukan koordinasi langsung dengan BMKG Maritim.
"Kami menggandeng BMKG untuk mendapatkan informasi yang akurat dan real-time," kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, Selasa (10/6/2025).
Ia menambahkan, kolaborasi ini penting untuk mitigasi risiko dan memastikan kesiapsiagaan personel. "Kami juga mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari petugas," ujarnya.
Baca juga: Tunda Pembangunan Tanggul Laut, Pengendalian Banjir di Surabaya Masih Andalkan Infrastruktur Lama
Patroli difokuskan pada pemantauan kondisi air laut serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
"Tujuan pelaksanaan patroli ini adalah untuk mewaspadai dampak pasang air laut maksimum sekaligus meniadakan potensi gangguan keamanan," lanjutnya.
Baca juga: BMKG: Siklon Tropis FUNG-WONG dan MJO Picu Cuaca Ekstrem Hingga Pertengahan November
Iptu Suroto menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga rasa aman bagi warga pesisir. Ia berharap informasi peringatan dini dapat tersampaikan cepat dan tepat ke masyarakat.
Warga diimbau untuk memantau informasi dari sumber resmi seperti BMKG dan kepolisian selama periode potensi banjir rob.
Editor : Ading