Antisipasi Banjir Rob, Polres Tanjungperak dan BMKG Awasi Pesisir Surabaya

Reporter : Dony Maulana
BMKG

selalu.id – Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim meningkatkan patroli dan koordinasi dengan BMKG Maritim Tanjung Perak untuk mengantisipasi potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 11–15 Juni 2025.

 

Baca juga: Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

Berdasarkan peringatan dini BMKG, fenomena pasang air laut maksimum akibat fase bulan purnama diprediksi memicu genangan di wilayah pesisir Surabaya, terutama antara pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, Unit Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polres Pelabuhan Tanjungperak melaksanakan patroli intensif di sepanjang pesisir dan melakukan koordinasi langsung dengan BMKG Maritim.

 

"Kami menggandeng BMKG untuk mendapatkan informasi yang akurat dan real-time," kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, Selasa (10/6/2025).

 

Ia menambahkan, kolaborasi ini penting untuk mitigasi risiko dan memastikan kesiapsiagaan personel. "Kami juga mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada, serta mengikuti arahan dari petugas," ujarnya.

Baca juga: Gempa Berkekuatan M 6,7 Guncang Palu, Rusak Rumah Sakit hingga Kantor Bupati

 

Patroli difokuskan pada pemantauan kondisi air laut serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

 

"Tujuan pelaksanaan patroli ini adalah untuk mewaspadai dampak pasang air laut maksimum sekaligus meniadakan potensi gangguan keamanan," lanjutnya.

 

Baca juga: Fenomena Baru Muncul di Indonesia, Begini Imbauan Penting dari BMKG

Iptu Suroto menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga rasa aman bagi warga pesisir. Ia berharap informasi peringatan dini dapat tersampaikan cepat dan tepat ke masyarakat.

 

Warga diimbau untuk memantau informasi dari sumber resmi seperti BMKG dan kepolisian selama periode potensi banjir rob.

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru