Kamis, 04 Jun 2026 22:19 WIB

Langkah Pemprov Jatim Tangani Omicron Dipuji, Gubernur: Harus Terus Bersinergi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jan 2022 21:19 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

selalu.id - Epidemolog Dr. Windhu Purnomo dalam paparannya di Rakor Kordinasi COVID-19 Bersama dengan Forkopimda memuji langkah penanganan penyebaran covid-19 varian B.1.1.529 (omicron) di Jawa Timur. Pujian tersebut diberikan atas hasil assessment situasi Covid-19 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI per 21 Januari 2022 yang menunjukan 8 indikator penentunya, Jatim masuk dalam kategori memadai dan menjadi yang terbaik dengan Kabupaten dan Kota yang masuk level 1 paling banyak di Indonesia.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedagri) No. 5 Tahun 2022 Jatim memiliki 26 Kabupaten /Kota yang masuk dalam kategori Level 1. Dilanjutkan dengan 11 Kab/Kot dalam kategori Level 2 dan 1 Kabupaten dalam kategori level 3. Diantara provinsi lain se Jawa-Bali, Jatim masih menduduki peringkat pertama untuk Kabupaten/Kota terbanyak yang masuk dalam kategori level 1.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Untuk diketahui saat ini cakupan vaksinasi dosis pertama di Jatim sudah mencapai 86.99%. Sedangkan untuk dosis pertama dengan sasaran lansia telah mencapai 71.37%.

Atas apresiasi tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga disiplin protokol kesehatan (prokes) dan juga mempercepat vaksinasi bagi yang belum mendapatkan suntikan sama sekali ataupun yang belum lengkap dosis vaksinnya. Pasalnya, Gubernur Khofifah percaya bahwa perisai untuk melawan varian omicron adalah prokes dan vaksinasi.

"Prokes penting untuk selalu diterapkan, jangan sampai lengah, ini perisai pertama. Begitu juga vaksin, akan menjadi perisai lapis keduanya," ucap Gubernur Khofifah.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Khofifah menjelaskan, varian baru Omicorn ini harus ditangani secara komperhensif tanpa menimbulkan kepanikan dan keresahan ditengah tengah masyarakat. Terlebih, bedasarkan prediksi dari Menko Marves dan Menkes RI kemungkinan terdapat lonjakan dari mulai pertengahan Februari sampai Maret atau 65 hari dari pernyataan Menkes pada tanggal 16 Januari 2022.

"Bagaimana seluruh elemen di Jawa Timur ini bekerja sama untuk menangani varian Omicron secara komprehensif, waspada dan siaga tanpa menyebabkan kepanikan di masyarakat," ungkapnya.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak Pengambilan PIN SPMB di SMA Surabaya, Ini yang Ditemukan

Berdasarkan data Institute of Tropical Disease (ITD) Unair per 22 Januari 2022 tercatat ada 26 kasus omicron yang tersebar di 7 kab/ko di Jatim. Sedangkan untuk prosentase tracing di Jatim berada dalam kategori memadai yakni 15,16 tiap 1 kasus. Bahkan, meski tren kasus covid-19 di Jatim mengalami kenaikan Bed Occupancy Rate (BOR) cenderung tidak mengalami kenaikan yakni 1,99%.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah terus menyiagakan fasilitas kesehatan seperti konversi tempat tidur (TT) 30-40 persen dari total kapasitas Rumah Sakit. Penataan sistem rujukan dan pemantauan isoman dengan pemanfaatan telemedicine juga dioptimalkan. Selain itu, pemenuhan SDM dan Logistik baik APD, Oksigen hingga Alkes serta pencatatan dan pelaporan data terus disiapkan. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.