Senin, 08 Jun 2026 17:44 WIB

Kanker Usus Serang Gen Z, Dosen UNAIR: Gaya Hidup Buruk Jadi Biang Keladi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 19 Mei 2025 13:08 WIB
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR), dr. Annisa Zahra Mufida
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR), dr. Annisa Zahra Mufida

selalu.id – Kanker usus besar kini tak lagi menjadi penyakit yang identik dengan usia lanjut. Tren global menunjukkan peningkatan kasus Early Onset Colorectal Cancer (EOCRC), terutama pada usia di bawah 45 tahun—termasuk generasi Z.

 

Baca Juga: Tiga Jurusan Paling Diminati di UNAIR pada UTBK 2026

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR), dr. Annisa Zahra Mufida, Sp.PD, mengungkapkan  bahwa pola hidup tidak sehat menjadi salah satu pemicu utama.

 

“Konsumsi makanan cepat saji, gula sintetis seperti fruktosa, obesitas, alkohol, rokok, serta kurang gerak merupakan faktor yang mempercepat munculnya kanker di usia muda,” jelas dr. Annisa, Senin (19/5/2025).

 

Ia menambahkan, kanker kolorektal pada usia muda cenderung lebih agresif. “Risiko penyebarannya lebih tinggi dan pengobatannya lebih sulit dibandingkan pasien usia lanjut,” ujarnya.

 

Kanker kolorektal sering muncul tanpa gejala yang jelas. Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai, antara lain anemia tanpa sebab jelas, feses berdarah, diare lebih dari dua minggu, penurunan berat badan drastis, nyeri di sekitar anus, dan sembelit kronis (lebih dari tiga bulan).

 

Baca Juga: Sering Overthinking Jelang UTBK? Dekan Fakultas Psikologi Unair Bagikan Cara Ampuh Mengatasinya

Meski demikian, tidak semua pasien menunjukkan gejala. Inilah yang membuat banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.

 

“Banyak yang masih mengira kanker hanya menyerang orang tua, sehingga keluhan kecil sering dianggap sepele,” tambahnya.

 

Langkah pencegahan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti memperbaiki pola makan, menghindari makanan cepat saji, rutin berolahraga, dan mengetahui riwayat kesehatan keluarga.

Baca Juga: Unair Umumkan Kandidat Penerima Golden Ticket 2026, Berikut Jumlah Siswa yang Lolos

 

Jika muncul gejala mencurigakan, ia menyarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan awal bisa dilakukan melalui tes feses, dan jika ditemukan darah, dilanjutkan dengan kolonoskopi untuk memastikan diagnosis.

 

“Deteksi dini bisa menyelamatkan nyawa. Jangan tunggu sampai parah baru datang ke dokter,” tegasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

TPS Raih 4 Penghargaan Dalam Kinerja dan Penerapan Manajemen Risiko

Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menerapkan sistem manajemen risiko secara disiplin, terintegrasi, dan menyeluruh.

Pamit Istri Mancing di Kali Lamong, Pemuda Surabaya Hilang Tenggelam

Pemuda yang dilaporkan hilang tenggelam itu bernama Lukman Hakim (23), warga Kelurahan Romokalisari, Surabaya. Saat ini, keberadaannya belum ditemukan.

Bulan Suro Tiba, Berikut 5 Weton yang Disebut Banyak Cobaan dan Rintangan

Mereka yang berada dalam kelompok weton ini sering kali harus menghadapi rintangan yang tak biasa. Mulai tanggungjawab berat hingga cobaan dalam rumah tangga.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Belum Oke, Jangan Bete ya Bestie

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global. Harganya pun belum stabil.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Cobaan Tak Terduga, Tetap Semangat dan Stay Positif

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Namun kali ini banyak cobaan datang. Bersabarlah.

Gelar Karya Siswa, Keseriusan SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dalam Majukan Dunia Pendidikan

Dian menyebut syarat gelar karya ini sudah dimulai sejak tahun 2022, sebelum kurikulum "deep learning" diajukan oleh pemerintah.